"Kondisi rumah yang sebelumnya memprihatinkan kini jauh lebih layak. Saya berterima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah bekerja sama dengan program TMMD ini," ujar Brigjen Bambang.
Ia menambahkan bahwa sasaran TMMD difokuskan pada daerah tertinggal, terisolasi, atau terdampak bencana, seperti halnya wilayah Lengkong.
"Pelaksanaan di sini tepat karena wilayah ini termasuk yang terdampak bencana. Semoga program ini dapat meningkatkan kualitas pembangunan desa," ucapnya.
Baca Juga: Sungai Eufrat Mengering, Warga Berburu Emas: Tanda Kiamat atau Kekayaan Alam?
Program TMMD ke-125 di Kabupaten Sukabumi berlangsung selama 30 hari, mulai 23 Juli hingga 21 Agustus 2025.
Artikel Terkait
Investigasi TNI AD Pasca Insiden Ledakan Amunisi di Garut yang Menewaskan Prajurit hingga Warga Sipil
Di Tengah Polemik Barak Militer, SMAN 1 Jampangtengah Pilih Gandeng TNI untuk Pendidikan Disiplin Siswa
Hadirkan Jaksa Pertahanan: Konsepsi Sinergi Kejaksaan dan TNI Dalam Sistem Pertahanan Negara
Menilik Lagi Pernyataan Kejagung soal Penjagaan TNI di Kejaksaan Seluruh Indonesia, Tegaskan Tak Ada Intervensi dalam Penegakan Hukum
Jawab Kritik KPAI soal Program Siswa Nakal ke Barak TNI, Dedi Mulyadi: Kita Turun, Jangan Hanya Komentar
Berkat TMMD, Infrastruktur di Sukabumi Mulus
Soal Surat Pemakzulan Gibran dari FPP TNI, HNW Ungkap Sudah Sampai MPR: Prosesnya Masih Panjang
Bali United Kembali Selenggarakan Kursus Lisensi D Nasional PSSI Bersama TNI AD: Cetak Pelatih Profesional dari Militer
Prabowo Kumpulkan Menteri-Panglima TNI di Hambalang Tuk Bahas Kondisi Dunia yang Kini Tengah Dilanda Konflik
Siap - Siap Lengkong Jadi Sasaran TNI
Pemprov Libatkan TNI-Polri dalam MPLS, Forkopimcam Cisolok Turun Langsung Beri Pembinaan Siswa Baru