pemerintahan

Serikat Petani Indonesia Gelar Aksi Damai di Hari Tani Nasional, Desak Reforma Agraria Sejati

Rabu, 24 September 2025 | 13:40 WIB
Potret Suasana aksi damai Serikat Petani Indonesia (SPI) dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional. (X/TMCPoldaMetro) (Foto Istimewa)

“Reforma agraria harus menjadi pintu masuk dengan menata ulang struktur penguasaan dan distribusi lahan agar lebih adil bagi rakyat, terutama petani,” imbuhnya.

Delapan Tuntutan Petani

SPI dalam aksinya mengajukan delapan tuntutan yang dianggap krusial untuk memperbaiki kondisi agraria di Indonesia.

Beberapa di antaranya adalah penyelesaian konflik agraria, penetapan hutan negara dan tanah perusahaan sebagai objek TORA, serta revisi berbagai regulasi yang dinilai belum berpihak pada petani.

Daftar lengkap tuntutan itu meliputi:

1. Penyelesaian konflik agraria yang dialami petani.

2. Hutan negara dan hasil Penertiban Kawasan Hutan dimasukkan ke objek TORA.

3. Tanah negara yang dikuasai perusahaan besar dijadikan objek TORA.

4. Revisi Perpres Reforma Agraria No. 62/2023.

5. Pembentukan Dewan Nasional Reforma Agraria dan Dewan Kesejahteraan Petani.

6. Revisi UU Pangan, UU Kehutanan, dan UU Koperasi.

7. Pembentukan UU Masyarakat Adat.

8. Pencabutan UU Cipta Kerja.

Imbauan Polisi dan Rekayasa Lalu Lintas

Aksi petani ini juga berdampak pada lalu lintas ibu kota. Melalui akun X @TMCPoldaMetro, kepolisian mengimbau masyarakat menghindari jalur arteri Gatot Subroto dari arah Semanggi menuju Slipi.

Halaman:

Tags

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB