pemerintahan

Sindiran Bahlil ke SPBU Swasta soal Polemik Bensin dengan Campuran Etanol: Jangan Memaksakan Kehendak

Rabu, 29 Oktober 2025 | 07:44 WIB
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia sindir SPBU swasta soal campuran etanol di bensin. (Instagram/kesdm)

 

“India sudah pakai E30, Amerika sudah pakai E20, Thailand sudah E20, bahkan di beberapa negara di Amerika itu sudah E85. Jadi, kita itu jangan selalu berpikir sesuatu yang seolah-olah ada sesuatu gitu,” lanjutnya.

Mengenai polemik SPBU swasta yang batal kolaborasi dengan Pertamina mengambil base fuel karena ada kandungan etanol, Bahlil juga sedikit menyinggungnya.

“Yang kedua, jangan swasta memaksakan kehendak gitu loh. Apalagi SPBU-SPBU ini kan gitu,” ucap Bahlil.

Baca Juga: Sukabumi Raih Apresiasi BRIDA Optimal 2025

“Jangan dikira kita tidak paham, seperti orang Papua bilang, adek kau baru mau tulis, kakak sudah baca,” tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, sempat mengatakan bahwa etanol dalam base fuel masih dalam batas wajar.

“Kontennya itu ada kandungan etanol, di mana secara regulasi itu diperkenankan etanol itu sampai jumlah tertentu,” ujar Achmad Muchtasyar dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI pada 1 Oktober 2025 lalu.

Baca Juga: Inilah Penjelasan dari Bojan Hodak Saat Saddil Ramdani Tak Terima Ditarik Keluar Pada Laga Melawan Persis Solo

“Kalau tidak salah sampai 20 persen etanol, sedangkan ada etanol 3,5 persen ini yang membuat kondisi teman-teman SPBU swasta tidak melanjutkan pembelian karena ada konten etanol tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, target pencampuran E10 untuk bensin di Indonesia akan dimulai pada tahun 2026 mendatang.

Halaman:

Tags

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB