FAJARSUKABUMI - Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa pembangunan Kota Sukabumi diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sumber daya manusia, layanan kesehatan yang merata, serta kemandirian fiskal daerah.
Dalam pemaparannya, Wali Kota menyebutkan penanganan pengangguran sebagai salah satu prioritas utama.
Pemerintah Kota Sukabumi mendorong berbagai program ketenagakerjaan, termasuk pelatihan dan fasilitasi Pekerja Migran Indonesia (PMI), guna membuka peluang kerja yang lebih luas bagi warga.
“Setiap warga harus punya akses terhadap pekerjaan yang layak. Pemerintah hadir untuk menjembatani kebutuhan tenaga kerja dengan peluang yang tersedia,” ujar Ayep Zaki.
Baca Juga: Camat Bojonggenteng Dorong Wisata Terpadu Lintas Wilayah untuk Perkuat Ekonomi Lokal
Di sektor kesehatan, ia menegaskan pentingnya penguatan peran puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, layanan kesehatan dasar yang kuat akan melahirkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Sementara itu, di bidang pendidikan, Pemerintah Kota Sukabumi berkomitmen mengembangkan pendidikan berbasis vokasi yang berorientasi pada dunia kerja.
Ayep Zaki menegaskan bahwa pendidikan harus mampu memberikan nilai tambah berupa keterampilan dan kesiapan kerja bagi lulusan.
“Kita ingin pendidikan di Sukabumi tidak berhenti pada ijazah, tetapi benar-benar membuka pintu kesempatan kerja,” tegasnya.
Menutup pemaparannya, Wali Kota menyampaikan visi pembangunan lima tahun ke depan yang bertumpu pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
PAD yang kuat akan menjadi penopang pembangunan infrastruktur, ruang publik yang ramah warga, serta sarana rekreasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Baca Juga: Jangan Terlewatkan, Inilah Link Live Streaming Persib Bandung VS Persija Jakarta
“Dengan pengelolaan PAD yang optimal, pembangunan akan berjalan berkelanjutan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.