FAJARSUKABUMI - Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menegaskan bahwa pelayanan publik, khususnya di bidang kemanusiaan dan kesehatan, harus terus ditingkatkan meskipun pemerintah daerah menghadapi keterbatasan anggaran.
Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Penunjang Kesehatan PSC 119 Ayeuna Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Rabu 14 Januari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Bobby Maulana menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan kinerja seluruh petugas PSC 119 Ayeuna yang dinilainya telah memberikan pelayanan dasar kesehatan kepada masyarakat secara maksimal, cepat, dan responsif.
“Pelayanan kemanusiaan tidak boleh berhenti hanya karena keterbatasan anggaran. Justru di sinilah nilai pengabdian dan profesionalisme aparatur diuji. Saya mengapresiasi petugas PSC 119 Ayeuna yang tetap bekerja optimal melayani masyarakat,” tegas Bobby.
Ia menilai kehadiran PSC 119 Ayeuna memiliki peran strategis dalam menjamin akses layanan kesehatan darurat bagi masyarakat Kota Sukabumi.
Oleh karena itu, Bobby mendorong agar kualitas layanan, kecepatan respons, serta koordinasi lintas sektor terus diperkuat demi keselamatan warga.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ida Halimah, menjelaskan bahwa PSC 119 Ayeuna merupakan bagian dari program prioritas unggulan pemerintah daerah.
Layanan ini mencakup ambulans gratis serta layanan kesehatan berbasis panggilan rumah (home care) yang beroperasi selama 24 jam penuh.
“PSC 119 Ayeuna hadir sebagai garda terdepan pelayanan kegawatdaruratan medis bagi masyarakat. Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik, cepat, dan tepat sasaran,” ujar Ida.
Baca Juga: Inilah Target Manchester United Bersama Michael Carrick yang Ditunjuk Sebagai Pengganti Ruben Amorim
Selain layanan utama tersebut, PSC 119 Ayeuna juga menghadirkan inovasi “Patroli Siput Dara”, yaitu kesiapsiagaan petugas kesehatan di pusat-pusat keramaian setiap akhir pekan.
Program ini bertujuan untuk mengantisipasi dan menangani kondisi kegawatdaruratan medis secara cepat di tengah aktivitas masyarakat.