pemerintahan

Cegah Stunting, Pemkot Sukabumi Bentuk Kader Penting

Rabu, 9 Oktober 2024 | 10:52 WIB
Sejumlah remaja putri di Kota Sukabumi disulap menjadi Kader Penting untuk atasi stunting (Dokpim Kota Sukabumi)

FAJARSUKABUMI -  Pemerintah Kota Sukabumi terus berupaya menekan angka stunting. Salah satu hal yang dilakukannya, menggandeng pelajar untuk menjadi kader dalam melawan stunting di kalangan remaja.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sekita 150 remaja putri dari berbagai sekolah yang terlibat menjadi kader tersebut. Mereka dijuluki Kader Pangan Sekolah Peduli New Stunting (Kader Penting).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi, Adrian Hariadi, mengatakan Kader Penting merupakan inovasi dalam upaya pencegahan stunting di kalangan remaja, khususnya remaja putri di Kota Sukabumi.

Baca Juga: Terapi Best Al Fath, Dipercaya Sembuhkan Berbagai Penyakit

Di mana tujuannnya untuk meningkatkan dedikasi para siswa dalam mengatasi permasalahan pangan dan stunting, terutama pada remaja.

"Program ini akan berlangsung selama kurang lebih lima bulan dan dilaksanakan di 10 sekolah di wilayah Kota Sukabumi," ujarnya saat pelucuran Kader Penting di GOR SMAN 1 Kota Sukabumi, Rabu, 9 Oktober 2024.

Dirinya berharap, para siswa dapat berperan sebagai kader penyuluhan pangan di sekolahnya masing-masing. Sehingga, dapat meningkatkan potensi siswa dalam hal pangan.

Baca Juga: Jadwal Terbaru SIM Keliling Polres Sukabumi Rabu, 9 Oktober 2024

"Melalui Kader Penting ini, dapat mendukung pencegahan stunting di kalangan remaja," ucapnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji mengatakan, program Kader Penting mendukung target Provinsi Jawa Barat untuk mencapai zeronew stunting.

Hal itu dimulai dengan fokus pada pencegahan stunting sejak hulu, yakni pada remaja, calon pengantin, dan ibu hamil.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca untuk Pulau Sumatra pada Rabu, 9 Oktober 2024 Waspada Hujan Petir

"Remaja putri yang telah dilatih sebagai Kader Penting diharapkan dapat menyebarluaskan pengetahuan yang telah diperoleh kepada teman sebaya. Bahkan menjadi agen perubahan dalam pola konsumsi yang bergizi, seimbang, dan aman di lingkungan sekolah," ungkapnya.

 

Halaman:

Tags

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB