Selasa, 21 April 2026

Penyu Hijau Mati di Pantai Minajaya Sukabumi, Diduga Akibat Polusi Laut

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Senin, 21 Juli 2025 | 09:25 WIB
Potret Penyu hijau betina usia 50 tahun ditemukan mati di Pantai Minajaya Sukabumi. Diduga akibat sakit atau polusi laut, tanpa tanda kekerasan. (Foto Istimewa)
Potret Penyu hijau betina usia 50 tahun ditemukan mati di Pantai Minajaya Sukabumi. Diduga akibat sakit atau polusi laut, tanpa tanda kekerasan. (Foto Istimewa)

FAJARSUKABUMI - Seekor penyu hijau (Chelonia mydas) ditemukan dalam kondisi mati di Pantai Minajaya, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (20/7/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Penyu berukuran besar itu pertama kali ditemukan oleh anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Minajaya. Temuan langsung dilaporkan ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat untuk ditindaklanjuti.

Petugas konservasi menyatakan penyu betina tersebut memiliki panjang karapas sekitar 80 cm dan lebar 60 cm, dengan perkiraan usia mencapai 50 tahun usia produktif untuk berkembang biak. Saat ditemukan, tubuh penyu sudah dalam kondisi membengkak dan mengeluarkan bau busuk, namun tanpa luka fisik atau tanda kekerasan.

Baca Juga: Cuaca Sukabumi Senin 21 Juli 2025, Berawan dan Cerah di Beberapa Wilayah Kecamatan

“Tidak ditemukan indikasi kekerasan. Dugaan sementara, penyu mati karena sakit atau terpapar polusi laut,” ujar Ujan, petugas Konservasi Penyu.

Karena kondisi yang sudah membusuk, nekropsi tidak dilakukan. Bangkai penyu kemudian dikuburkan tidak jauh dari lokasi penemuan oleh Pokdarwis Minajaya bersama pegiat lingkungan dan warga sekitar.

Penyu hijau merupakan satwa laut dilindungi yang memegang peranan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Kematian penyu dewasa ini menambah kekhawatiran atas kelestarian spesies tersebut yang populasinya terus menurun akibat aktivitas manusia.

Baca Juga: Turnamen Sepak Bola Wangunreja Cup 2025 Resmi Dibuka, Rajawali FC Menang Telak di Laga Perdana

Pihak konservasi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga lingkungan laut dari pencemaran dan perburuan satwa dilindungi.(*)

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bobby Maulana Dorong Pelestarian WBTB di Sekolah

Sabtu, 4 April 2026 | 19:37 WIB
X