FAJARSUKABUMI - Pergantian tahun selalu menjadi momen yang sarat makna. Banyak orang menaruh harapan besar agar tahun yang akan datang membawa keberuntungan, kebahagiaan, serta kehidupan yang lebih baik.
Di tengah suasana perayaan Tahun Baru, berbagai tradisi dan mitos kembali mencuri perhatian publik. Salah satu yang belakangan viral di media sosial adalah tradisi makan 12 anggur di bawah meja saat detik-detik pergantian tahun.
Tradisi unik ini dipercaya mampu menghadirkan keberuntungan, mulai dari kelancaran rezeki hingga urusan asmara dan jodoh. Tak heran jika banyak orang, khususnya generasi muda, ikut mencoba ritual tersebut sebagai bentuk doa dan harapan di awal tahun.
Mengutip berbagai sumber internasional, tradisi makan 12 anggur saat malam Tahun Baru dikenal luas di sejumlah negara. Setiap butir anggur melambangkan satu bulan dalam setahun, dengan harapan agar setiap bulan dilalui dengan keberkahan dan kebahagiaan.
Tradisi ini berasal dari Spanyol dan dikenal dengan sebutan “Las doce uvas de la suerte” atau 12 anggur keberuntungan. Anggur diyakini sebagai simbol kelimpahan dan energi positif, sementara posisi di bawah meja dimaknai sebagai perlindungan saat seseorang memanjatkan harapan dan doa.
Dalam praktik aslinya, anggur dimakan satu per satu mengikuti dentang jam yang menandai pergantian tahun. Setiap anggur mewakili satu bulan yang akan dijalani di tahun mendatang.
Baca Juga: Sholat Tapi Lupa Tasyahud Awal, Apa yang Harus Dilakukan? Berikut Penjelasannya Sesuai Hadist
Kepercayaan yang berkembang menyebutkan bahwa seseorang yang berhasil menghabiskan seluruh 12 anggur dalam waktu satu menit akan memperoleh keberuntungan, kesuksesan, serta kehidupan percintaan yang lebih baik sepanjang tahun. Sebaliknya, jika gagal, diyakini keberuntungan tidak akan maksimal.
Meski demikian, sejumlah pihak mengingatkan agar tradisi ini dilakukan dengan bijak. Mengonsumsi anggur dalam waktu singkat berisiko menyebabkan tersedak, sehingga banyak yang menyarankan untuk tidak memaksakan aturan satu menit dan lebih fokus pada makna serta harapan dari setiap buah anggur.
Menurut laporan NPR, tradisi ini bermula di Madrid, Spanyol, pada sekitar tahun 1880. Saat itu, masyarakat memanfaatkan surplus hasil panen anggur dengan mengonsumsinya pada malam tahun baru, bersamaan dengan perayaan dan minum sampanye.
Seiring waktu, tradisi tersebut menyebar ke berbagai negara di Amerika Latin dan kini kembali populer secara global berkat media sosial. Video dan unggahan tentang makan 12 anggur di bawah meja pun viral setiap menjelang pergantian tahun.
Artikel Terkait
Peringatan HKN 2024 di Kabupaten Sukabumi dimeriahkan Ragam Lomba Hingga Doorprize Umroh
Prabowo Gelar Rapat Bahas Natal-Tahun Baru: Seluruh Masyarakat Harus Nyaman, Sukacita
Jadwal Bioskop Moviplex Sukabumi Rabu, 18 Desember 2024: Ragam Film Menarik untuk Anda Nikmati
Ciletuh Berzikir Ajang Refleksi Tahun Baru 2025 Lebih Baik
Momen Prabowo Sapa Masyarakat di Malam Tahun Baru Naik Maung Garuda, Warga Berebut Salam, Foto Bersama
Pasca Libur Tahun Baru, Pj Wali Kota Pastikan Pelayanan Berjalan Optimal
Isu Megatrust, Destinasi Wisata Karanghawu Cisolok Sepi di Libur Tahun Baru 2025
Teori Penyebab Kebakaran Los Angeles, Mulai dari Petir hingga Sisa Api Tahun Baru
Begini Cara Menggunakan Fitur Now Bar dan Ragam Kemudahannya
Cahaya Obor dari Palabuhanratu Sukabumi Sambut Tahun Baru Islam dengan Semangat Mubarokah
Jangan Terlambat! Ini 3 Hal Yang Harus Dilakukan Diawal Tahun Baru Hijriyah Bulan Muharram
Sambut Tahun Baru 2026, Pemkab Sukabumi Gelar Doa Lintas Agama Perkuat Persatuan
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Pesta Kembang Api Tahun Baru Dilarang di Sukabumi