Bahkan, kandungan paradol dan gingerol di dalam jahe juga mampu melawan bakteri penyebab infeksi saluran pencernaan, seperti Salmonella typhi (penyebab demam tifoid/tifus) dan Escherichia coli (penyebab diare).
Bagi yang sedang haid pun, jahe dapat membantu meredakan nyeri dan kram perut yang dialami oleh wanita selama periode menstruasi.
Hal itu lantaran jahe diketahui dapat menghambat jalur lipooksigenase dan siklooksigenase pada sintesis prostaglandin dan leukotrien yang berfungsi untuk merangsang kontraksi otot rahim.
Baca Juga: Pemilik Rumah Rusak Terdampak Cuaca Ekstrem di Kota Sukabumi Dibawa ke Rumah Sakit, Ada Apa?
Selain itu, senyawa gingerol dan shogaol yang bersifat antiradang di dalam jahe juga dapat membantu meredakan nyeri otot setelah berolahraga, migrain, dan nyeri sendi akibat osteoarthritis atau rheumatoid arthritis.
Artikel Terkait
118 PTPS di Cisolok Dilantik, Ciptakan Kontestasi Pilkada Jurdil
Pemilik Rumah Rusak Terdampak Cuaca Ekstrem di Kota Sukabumi Dibawa ke Rumah Sakit, Ada Apa?
Ratusan PTPS di Palabuhanratu Dilantik, Pengawas Ikut Kampanye Bakal Dipidana
Hati Hati Sejumlah Peyakit Bermunculan Saat Musim Penghujan, Ini Salah Satunya
Ini Tips Menjaga Kesehatan di Musim Penghujan