Sementara itu pasukan Sekutu diperkuat dengan delapan tank, panser wagon, dan kurang lebih 100 truk yang mengangkut ribuan pasukan Gurkha.
Pertempuran berlangsung sengit dan pasukan TKR yang kehabisan amunisi berhasil mundur karena tiba-tiba turun hujan lebat dan kabut tebal. Konvoi Sekutu terus bergerak lambat ke arah Cianjur dan pertempuran terus berlanjut secara sporadis di sepanjang jalur. Saat konvoi Sekutu sampai di Sukabumi, Komandan Pasukan Sekutu meminta berunding.
Perundingan berakhir dengan kesepakatan gencatan senjata antara pasukan TKR dan pasukan Sekutu. Namun keesokan harinya, tanggal 10 Desember 1945, mulai dari pagi hingga sore daerah Cibadak dibombardir oleh pesawat tempur Royal Air Force (RAF) Inggris.
Baca Juga: Pantai Cikadal di Promosikan Lewat Geopark Ciletuh Spektakuler
Serangan ini dilakukan sebagai tindakan balas dendam atas serangan pihak TKR sebelumnya. Serangan udara ini dimulai oleh empat pesawat Mosquito yang menyerang Cibadak, disusul enam pesawat Thunderbolt yang menjatuhkan 500 pon bom di tengah kota Cibadak.
Pertempuran babak kedua meletus pada tanggal 10 Maret 1946 saat Sekutu menggunakan jalur yang sama untuk memindahkan pasukannya dari Jakarta ke Bandung. Pada pertempuran ini, konvoi Sekutu diserang oleh TKR yang sejak Januari 1946 telah berganti nama menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI).
Tindakan saling balas atas aksi kedua belah pihak itu akhirnya berujung pada ultimatum dari sekutu yang menuntut pengosongan Bandung Utara. Dengan demikian, pertempuran Bojong Kokosan memicu meletusnya peristiwa Bandung Lautan Api.
Baca Juga: Prabowo Disambut Antusias Mahasiswa Indonesia di Beijing
Pertempuran ini merupakan palagan terpanjang dalam sejarah Indonesia dengan lokasi pertempuran membentang sepanjang 81 kilometer dari Cigombong, Bogor, sampai dengan Ciranjang, Cianjur.
Artikel Terkait
Prabowo Disambut Antusias Mahasiswa Indonesia di Beijing
Pantai Cikadal di Promosikan Lewat Geopark Ciletuh Spektakuler
Pantai Cikadal Tak Tersentuh Pembangunan, Ini Jawaban Bupati Sukabumi
Cuaca Ekstrem Kembali Landa Kota Sukabumi, 17 Titik Dilaporkan Terdampak Bencana
Ingin Pagimu Ceria, Cobalah Lakukan Hal Ini