Selasa, 21 April 2026

Mahalini Pergi Umroh untuk Kali Pertama saat Hamil 7 Bulan, Amankah untuk Ibu dan Janinnya

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Sabtu, 11 Januari 2025 | 08:00 WIB
Potret Rizky Febian (Foto Istimewa)
Potret Rizky Febian (Foto Istimewa)

Secara umum, bepergian dengan pesawat sebelum usia kehamilan 36 minggu dianggap aman bagi wanita hamil yang tidak memiliki komplikasi kehamilan.

Meski begitu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan terbang.

Dokter mungkin menyarankan untuk tidak terbang jika ibu hamil memiliki kondisi tertentu yang bisa memburuk akibat perjalanan udara atau membutuhkan perawatan darurat.

Contoh kondisi tersebut meliputi:

1. Riwayat keguguran atau pendarahan vagina.
2. Anemia berat.
3. Tekanan darah tinggi atau diabetes yang tidak terkontrol.
4. Pernah mengalami preeklamsia (tekanan darah tinggi dengan protein dalam urine) pada kehamilan sebelumnya.
5. Mengandung bayi kembar atau lebih.

Selain itu, lamanya penerbangan juga bisa memengaruhi keputusan ini, sehingga pastikan untuk memberitahu dokter tentang durasi perjalanan.

Beberapa maskapai juga memiliki aturan yang melarang wanita hamil terbang setelah usia kehamilan tertentu, biasanya 36 minggu.

Jika dokter memberikan izin, waktu terbaik untuk bepergian dengan pesawat adalah pada trimester kedua.

Pada periode ini, risiko komplikasi kehamilan seperti keguguran atau persalinan prematur lebih rendah dibanding trimester pertama dan ketiga.

Tips Aman Terbang Saat Hamil

Jika ibu hamil memutuskan untuk terbang, perhatikan beberapa tips berikut:

1. Kenakan Sabuk Pengaman: Pastikan sabuk pengaman terpasang dengan aman di bawah perut Anda.

2. Minum Banyak Cairan: Kelembapan rendah di dalam pesawat dapat menyebabkan dehidrasi, jadi pastikan untuk tetap terhidrasi selama perjalanan.

3. Hindari Makanan Berangin: Hindari makanan dan minuman yang dapat menyebabkan gas, seperti brokoli atau minuman bersoda, untuk mencegah rasa tidak nyaman saat di udara.

4. Rencanakan Perawatan Medis: Bawa dokumen medis dan obat-obatan yang diperlukan. Ini penting jika Anda membutuhkan perawatan darurat selama perjalanan.

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bobby Maulana Dorong Pelestarian WBTB di Sekolah

Sabtu, 4 April 2026 | 19:37 WIB
X