Selasa, 21 April 2026

Sederet Reaksi CEO Tekno AS Soal Guncangan DeepSeek Buatan China di Pasar Global: Ada Mark Zuckerberg hingga Jensen Huang

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Kamis, 30 Januari 2025 | 10:00 WIB
Potret tampilan AI buatan China, DeepSeek (kiri) dan para pemilik perusahaan teknologi di AS yakni CEO Meta, Mark Zuckerberg dan CEO NVIDIA, Jensen Huang (kanan).  (Foto DeepSeek.com - Instagram.com / @zuck - @jensenhuanginitiative)
Potret tampilan AI buatan China, DeepSeek (kiri) dan para pemilik perusahaan teknologi di AS yakni CEO Meta, Mark Zuckerberg dan CEO NVIDIA, Jensen Huang (kanan). (Foto DeepSeek.com - Instagram.com / @zuck - @jensenhuanginitiative)

Berkaca dari hal itu, terdapat juga sorotan para CEO atau pemilik perusahaan teknologi yang berbasis di AS turut menyoroti eksistensi DeepSeek di pasar global.

Reaksi CEO Tekno di AS Tentang DeepSeek

CEO Meta, Mark Zuckerberg penasaran dengan cara bagaimana model DeepSeek bisa berkembang, dan ada juga pujian besar yang disampaikan oleh CEO NVIDIA, Jensen Huang soal eksistensi AI buatan China itu.

AI Meta Tak Mau Kalah Saing

Menurut laporan The Economic Times pada 28 Januari 2025, Mark Zuckerberg selaku CEO Meta tengah berupaya keras untuk berkompetisi dengan DeepSeek.

Terkhusus, Mark menyoroti DeepSeek yang dapat bersaing dengan biaya yang jauh lebih murah dibandingkan perusahaannya.

Lebih lanjut, Meta secara berkala mengevaluasi semua model kompetitif sebagai proses pengembangan AI Meta.

"Meta telah menyiapkan empat 'ruang perang' bagi teknisi untuk menemukan model DeepSeek," terang pernyataan resmi dari Meta kepada The Economic Times.

"Meta ingin mengetahui bagaimana DeepSeek berhasil menciptakan chatbot AI yang lebih murah," tegasnya.

Elon Musk Nilai Guncangan DeepSeek 'Biasa Saja'

DeepSeek sebagai perusahaan rintisan AI asal China juga menuai sorotan dari CEO SpaceX, Elon Musk.

Terkait eksistensi DeepSeek yang menjadi pesaing ketat ChatGPT di pasar global, Musk justru ragu dengan pergerakan pasar saham yang signifikan akibat AI buatan China itu.

Musk lebih tertarik menyoroti Trump yang siap berinvestasi besar-besaran dalam AI untuk mempertahankan daya saing AS dalam kompetisi kecerdasan buatan di dunia internasional.

Keraguan Musk itu tampak dalam wawancaranya bersama CEO Salesforce, Marc Benioff yang menyatakan DeepSeek bangkit dalam industri AI.

"Lmao no, (tidak)" kata Musk dengan lugas sebagaimana dikutip dari The Economic Times dalam artikel berbeda yang tayang pada Senin, 27 Januari 2025.

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bobby Maulana Dorong Pelestarian WBTB di Sekolah

Sabtu, 4 April 2026 | 19:37 WIB
X