Minggu, 19 April 2026

One by IFG Perkuat Ekosistem Keuangan Digital, Layani Ratusan Ribu Pengguna hingga 2025

Photo Author
FS Supriadi, FajarSukabumi.com
- Kamis, 29 Januari 2026 | 10:25 WIB

FAJARSUKABUMI -  Indonesia Financial Group (IFG) terus memperkuat posisinya dalam pengembangan ekosistem keuangan digital nasional.

Melalui platform terintegrasi One by IFG, holding BUMN sektor asuransi, penjaminan, dan investasi ini mencatat lebih dari 500 ribu unduhan, 370 ribu pengguna aktif, serta 250 ribu transaksi hingga akhir 2025.

Capaian tersebut menandai keberhasilan strategi transformasi digital IFG yang menitikberatkan pada integrasi layanan dan penguatan pengalaman nasabah dalam satu ekosistem digital yang saling terhubung.

Baca Juga: 8 Laga Tanpa Kekalahan dan Imbang, Arsenal Kokoh di Puncak Klasemen UEFA Champions League :Lolos Babak 16 Besar

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, IFG mengembangkan One by IFG sebagai single access platform bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan layanan keuangan.

Mulai dari layanan kesehatan, perlindungan asuransi, hingga investasi dan dana pensiun kini dapat diakses secara terintegrasi melalui satu aplikasi.

Ekosistem One by IFG menggabungkan layanan Health, Life, Protection, dan Wealth, termasuk telemedicine, tebus obat, asuransi jiwa dan umum, reksa dana, serta dana pensiun lembaga keuangan.

Baca Juga: 3 Pemain Manchester United Dipastikan Absen Saat Hadapi Fulham, Patrick Dorgu Salah Satu nya

Integrasi ini memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan efisiensi bagi pengguna dalam mengelola kebutuhan finansial jangka pendek hingga jangka panjang.

Transformasi digital tersebut juga mendorong konsolidasi kapabilitas digital lintas entitas di bawah IFG.

Penyatuan sistem autentikasi, pembayaran, pengelolaan data pelanggan, hingga kanal distribusi digital menjadi fondasi penguatan sinergi grup sekaligus mendukung akselerasi adopsi produk ritel.

Baca Juga: Penghargaan UHC 2026 Kategori Pratama Diraih Kota Sukabumi, Ini Keuntungan Bagi Masyarakat

Digitalisasi layanan kesehatan terbukti memberikan efisiensi waktu dan biaya, sementara integrasi layanan asuransi dan investasi memperluas akses masyarakat terhadap produk keuangan formal.

Pendekatan ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan nasional.

Halaman:

Editor: FS Supriadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IFG Apresiasi Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas

Sabtu, 18 April 2026 | 06:42 WIB

Workshop UMMI Cetak Wirausaha Muda Sukabumi

Kamis, 16 April 2026 | 07:18 WIB

DKUKM Sukabumi Dorong Penguatan Usaha Desa

Senin, 13 April 2026 | 10:15 WIB
X