Minggu, 19 April 2026

Wali Kota Sukabumi Dorong Kafe Taat Pajak, Target PBJT Rp54 Miliar

Photo Author
FS Supriadi, FajarSukabumi.com
- Minggu, 15 Februari 2026 | 14:34 WIB
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki

FAJARSUKABUMI - Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan pertumbuhan sektor usaha di Kota Sukabumi harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap pajak daerah. Hal itu disampaikannya saat meresmikan Kokka Coffee, Minggu,  15 Februari 2026.

Menurutnya, geliat investasi seperti kafe dan restoran patut diapresiasi karena mendorong perputaran ekonomi.

Namun, setiap transaksi usaha tetap memiliki kewajiban pajak, termasuk komponen opsen pajak, meskipun pajak utama disetorkan ke pemerintah pusat.

Baca Juga: Ekonomi Ditarget 6 Persen, Stimulus Awal 2026 Dinilai Berisiko Picu Inflasi

“Dari PBJT kita ada sekitar Rp30 miliar, mudah-mudahan bisa lebih. Dengan skema bagi hasil, kita harapkan bisa mencapai Rp54 miliar. Semuanya akan kita gunakan untuk membangun Kota Sukabumi demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, optimalisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) menjadi salah satu kunci peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Melalui skema bagi hasil dari badan atau lembaga usaha, pemerintah daerah berpeluang meningkatkan penerimaan secara signifikan.

Baca Juga: Andalkan Radius Putar Ringkas, Fronx Tampil Lincah di IIMS 2026

“Khusus kafe ini harus ada pajaknya juga. Karena saya menganjurkan membuka ruang usaha bagi siapa pun dalam meningkatkan investasi,” tegasnya.

Pemerintah Kota Sukabumi, lanjutnya, berkomitmen menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif.

Di sisi lain, kepatuhan pajak diharapkan menjadi bentuk kontribusi nyata pelaku usaha dalam mendukung pembangunan daerah, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan publik.

Baca Juga: Fronx hingga XL7 Hybrid Dominasi Test Drive Suzuki di IIMS 2026

"Dengan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha, saya optimistis pertumbuhan ekonomi lokal dapat terus meningkat, sekaligus memperkuat struktur fiskal daerah melalui optimalisasi PBJT dan sumber PAD lainnya," pungkasnya. 

Editor: FS Supriadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IFG Apresiasi Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas

Sabtu, 18 April 2026 | 06:42 WIB

Workshop UMMI Cetak Wirausaha Muda Sukabumi

Kamis, 16 April 2026 | 07:18 WIB

DKUKM Sukabumi Dorong Penguatan Usaha Desa

Senin, 13 April 2026 | 10:15 WIB
X