Minggu, 19 April 2026

Desa Perbawati Kembangkan Kopi Arabika dan Beras Sehat

Photo Author
FS Supriadi, FajarSukabumi.com
- Minggu, 1 Maret 2026 | 08:00 WIB

FAJARSUKABUMI - Desa Perbawati, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, terus mengembangkan sektor pertanian unggulan dengan fokus pada komoditas kopi, padi, sayuran, dan pisang. Keempat komoditas tersebut dinilai memiliki potensi melimpah dan menjadi kekuatan ekonomi desa.

Kaur Perencanaan Desa Perbawati, Asep Amir Hamzah, mengatakan pengembangan dilakukan berdasarkan sejarah dan potensi alam yang dimiliki desa, termasuk letaknya yang berada di jalur wisata Pondok Halimun.

“Potensi pertanian relatif melimpah di Desa Perbawati. Termasuk pariwisata, apalagi Perbawati merupakan jalur wisata Pondok Halimun. Namun untuk saat ini, kami berfokus terhadap kopi, padi, pisang, dan sayuran terlebih dahulu,” ujarnya saat ditemui di Kantor Desa Perbawati.

Baca Juga: Kabar Gembira! 23 Ribu PPPK Paruh Waktu di Jabar Dapat THR, Total Anggaran Capai Rp60,8 Miliar

Dari sejumlah komoditas tersebut, kopi dan padi menjadi prioritas yang sudah berjalan. Pengembangannya bahkan telah melibatkan UMKM dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Untuk kopi, desa bekerja sama dengan UMKM Baru Halimun dan melahirkan produk bernama Kopi Purbawati. Kopi ini berjenis arabika dan telah dipasarkan ke sejumlah kedai di Sukabumi.

“Kami bermain di pengolahan kopi. Jadi kopi dari kebun para petani kami beli dan diolah menjadi biji kopi siap pakai untuk kedai-kedai di Sukabumi. Sejauh ini pasar kami masih lokal karena kebutuhan lokal pun relatif tinggi,” ungkapnya.

Baca Juga: Dua Kecelakaan Pagi Hari Guncang Sukabumi, Angkot Hantam Truk Parkir hingga Truk Box Terguling

Ia menjelaskan, mayoritas petani di Desa Perbawati menanam kopi arabika. Hal itu didukung kondisi geografis desa yang berada di ketinggian sekitar 900 meter di atas permukaan laut (mdpl), sehingga cocok untuk budidaya arabika.

“Kopi yang kami olah sebagian besar hasil dari petani Desa Perbawati. Dominasi tanaman mereka memang arabika,” bebernya.

Selain kopi, potensi padi juga sangat melimpah. Saat ini, BUMDes tengah menggarap program produksi Beras Desa Perbawati dengan mengemas hasil panen petani menjadi beras unggulan, baik beras putih maupun beras ketan.

Baca Juga: Alun-alun Palabuhanratu Diserbu Warga, Surga Ngabuburit Selama Ramadhan

“Kami melalui BUMDes tengah menggarap ini secara bertahap. Target akhirnya adalah menghadirkan produk pertanian yang bebas dari pestisida,” jelasnya.

 

Halaman:

Editor: FS Supriadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IFG Apresiasi Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas

Sabtu, 18 April 2026 | 06:42 WIB

Workshop UMMI Cetak Wirausaha Muda Sukabumi

Kamis, 16 April 2026 | 07:18 WIB

DKUKM Sukabumi Dorong Penguatan Usaha Desa

Senin, 13 April 2026 | 10:15 WIB
X