FAJARSUKABUMI - Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana mengajak generasi muda meningkatkan pemahaman terhadap pengelolaan keuangan dan investasi di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Pelatihan Pengelolaan Keuangan, Investasi, dan Saham bersama Bank Mandiri yang berlangsung di Gedung Bank Mandiri Sukabumi.
Dalam arahannya, Bobby menegaskan bahwa dinamika ekonomi global saat ini tidak lagi dapat dipandang sederhana.
Baca Juga: Bonus Demografi Bukan Khayalan: DPRD Sukabumi Soroti Program BESTARI, Siapkan SDM Global
Situasi pasar yang cepat berubah menuntut generasi muda agar lebih siap dalam mengelola finansial secara sistematis dan bertanggung jawab.
“Generasi muda harus disiplin, jujur, dan amanah dalam mengelola keuangan. Serta mampu mengendalikan diri sebagai dasar pengelolaan finansial yang sehat,” ujar Bobby.
Ia menilai kemampuan mengendalikan diri menjadi salah satu fondasi penting agar generasi muda dapat membedakan kebutuhan dan keinginan.
Baca Juga: Bupati Asep Japar Tegaskan Ukhuwah dan Kolaborasi sebagai Kunci Sukabumi Mubarakah
"Sikap mengendalikan diri juga berperan dalam menentukan pola investasi yang aman, terukur, dan tidak spekulatif," ucapnya
Kepala Disporapar Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar, menuturkan kegiatan tersebut sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sukabumi.
Menurutnya, pemberdayaan pemuda dalam aspek literasi keuangan dipandang penting untuk menyiapkan generasi yang memiliki ketahanan finansial.
Baca Juga: Hasil Drawing Piala ASEAN 2026, Timnas Indonesia Masuk Kedalam Grup A Bersama Vietnam
“Pelatihan ini memberikan ilmu yang bermanfaat untuk memperbaiki kualitas hidup, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan investasi,” ucap Rahmat.
Sementara itu, Kepala Cabang Bank Mandiri Sukabumi, M. Fajar Satria menilai peningkatan literasi keuangan masyarakat memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.