Selasa, 21 April 2026

Sebut Ekspor Kelapa Tetap Berjalan Meski Harga Sedang Mahal, Zulhas Beri Solusi untuk Petani: Tanam yang Banyak

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Sabtu, 17 Mei 2025 | 04:44 WIB
Potret Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan Kelapa mahal karena diekspor ke China untuk susu santan. Solusinya? Tanam lebih banyak (Foto Istimewa)
Potret Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan Kelapa mahal karena diekspor ke China untuk susu santan. Solusinya? Tanam lebih banyak (Foto Istimewa)

FAJARSUKABUMI - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyinggung tentang harga kelapa yang meroket.

Politikus yang kerap dipanggil Zulhas ini mengungkapkan bahwa kelapa langka karena China.

“Kelapa sekarang langka karena kelapa sama teman-teman dari Tiongkok diolah jadi susu,” kata Zulhas dalam acara World of Coffee Jakarta pada Kamis, 15 Mei 2025.

Baca Juga: Pilu Ayah usai Viral Demo Sendirian di RSUD Karawang, Ceritakan Kronologi Anaknya Meninggal di Awal Kelahiran

“Jadi di Tiongkok sekarang orang minum kopi bukan pakai susu, tapi pakai santan kelapa, jadi kelapa mahal sekarang,” imbuhnya.

Meski harga kelapa di dalam negeri sedang mahal, Zulhas mengatakan bahwa aktivitas ekspor tidak akan dihentikan.

Dengan harga yang sedang mahal saat ini, ia mengungkapkan bahwa keuntungan yang didapat petani sedang banyak.

Baca Juga: Marak Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Bantah Ada Pengiritan yang Mempengaruhi Kualitas Makanan

“Oh nggak, (berhenti ekspor), nggak ada ya. Petani lagi untuk banyak sekarang, lagi bagus ya,” tambahnya.

Karena itu, menurut Zulhas, solusi yang bisa dilakukan agar harga kelapa dalam negeri tidak melambung adalah dengan memperbanyak produksinya.

“Mahal (kelapa) ya bagus untuk petani, solusinya tanam yang banyak,” ujarnya.

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X