Terkini, pihak kepolisian masih melakukan upaya evakuasi sekaligus melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah pasti korban pada insiden kecelakaan tersebut.
Kontur Jalan Menurun, Tetiba Hantam Sejumlah Kendaraan
Dalam kesempatan yang sama, warga di sekitar lokasi kejadian, Kusnari mengungkap detik-detik kecelakaan bus pariwisata tersebut.
Kusnari melihat bus pariwisata itu melaju dari jalur bagian atas, kemudian karena jalan memiliki kontur menurun secara tiba-tiba menghantam beberapa kendaraan di depannya.
"Tiba-tiba menabrak beberapa kendaraan di depannya, kayak remnya blong," tutur seorang warga kepada awak media di lokasi kejadian, pada Rabu, 8 Januari 2025.
Seruduk 6 Mobil dan 10 Sepeda Motor
Pada Kamis, 9 Januari 2025 malam WIB, Kepolisian Daerah (Polda) Jatim bersama Polres Kota Batu melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab kecelakaan antara bus pariwisata dengan belasan kendaraan bermotor tersebut.
Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol. Komarudin mengklaim pihaknya masih melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara).
"Kami masih melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) awal terkait dengan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus pariwisata nomor polisi DK 7942 GB," klaim Komarudin kepada wartawan di Kota Batu, pada Rabu, 8 Januari 2025.
Selain itu, Komarudin menyebut 6 mobil dan 10 sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan bus pariwisata di Kota Batu.
"(Bus) menabrak enam kendaraan roda empat dan 10 kendaraan roda dua," sebutnya.
Pada kejadian itu juga menyebabkan 14 korban kecelakaan, yakni empat orang meninggal dunia, satu korban menderita luka berat dan sembilan lainnya mengalami luka ringan.
Polisi: Jalan Cukup Curam, Fungsi Rem Kendaraan Sangat Vital
Dalam kesempatan yang sama, Komarudin menyatakan dari hasil olah TKP sementara, memunculkan dugaan sopir bus pariwisata itu mengalami kendala pada sistem pengereman kendaraan.
Kendati demikian, Dirlantas Polda Jatim menjelaskan pihaknya hingga kini masih melakukan pendalaman guna memastikan dugaan tersebut.
Artikel Terkait
Bursa Transfer Paruh Musim Liga 1, Persib Datangkan Satu Pemain Asing
Bung Towel Tersenyum Lebar Melihat PSSI Tak Lagi Bersama STY: Bolehkah Kami Merindukan Juara.
Megahnya Masjid Jami Dhobiyah, Ini Cerita di Balik Pembangunannya
Exco PSSI hingga Pengamat Sepak Bola Sepakat Timnas Indonesia Wajib Move On Masuki Era Baru demi Tiket Piala Dunia 2026
Ketua BP CPUGGp Berganti, Iyos : Geopark Ciletuh Palabuhanratu Menjadi Kacamata Untuk Geopark Lain