FAJARSUKABUMI - Terjadi insiden kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur (Jatim) pada Rabu, 8 Januari 2025 pukul 19.15 WIB.
Sebanyak empat orang dilaporkan tewas dalam insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus pariwisata yang berangkat dari Bali.
Kepala Kepolisian Resor Kota Batu, AKBP Andi Yudha Pranata menuturkan korban tewas itu di lokasi kejadian.
Baca Juga: Biaya Haji yang Harus Dibayar Jamaah Rp55,43 Juta, Begini Rincian dan Fasilitasnya
"Sementara ada empat korban yang meninggal dunia, untuk luka-luka masih kami data," tutur Andi kepada wartawan di Kota Batu, Jatim, pada Rabu, 8 Januari 2025.
Lantas, bagaimana kronologi hingga penyebab kecelakaan nahas yang dialami bus pariwisata di Kota Batu itu? Berikut ini ulasan selengkapnya.
Bus Alami Rem Blong
Berdasarkan keterangan awal dari pihak kepolisian, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 19.15 WIB.
Baca Juga: Usia Pensiun Naik Jadi 59 Tahun Mulai 2025, Ini Berbagai Manfaat yang Diterima Pensiunan
Kejadian itu diduga akibat bus pariwisata dari Bali itu mengalami rem blong ketika melintas di Jalan Raya Beji.
"Busnya dari Bali, sementara penyebabnya diduga rem blong tapi kami masih mempelajari atau mendalami lagi," ungkap Andi dalam kesempatan yang sama.
Mengangkut Penumpang Siswa SMK TI Bali Global Badung, Bali
Bus pariwisata bernomor polisi DK 7942 GB, mengangkut penumpang asal SMK TI Bali Global Badung dalam rangka kunjungan industri ke sejumlah wilayah, yakni Semarang, Yogyakarta, dan Malang.
Baca Juga: Bung Towel Tersenyum Lebar Melihat PSSI Tak Lagi Bersama STY: Bolehkah Kami Merindukan Juara.
Artikel Terkait
Bursa Transfer Paruh Musim Liga 1, Persib Datangkan Satu Pemain Asing
Bung Towel Tersenyum Lebar Melihat PSSI Tak Lagi Bersama STY: Bolehkah Kami Merindukan Juara.
Megahnya Masjid Jami Dhobiyah, Ini Cerita di Balik Pembangunannya
Exco PSSI hingga Pengamat Sepak Bola Sepakat Timnas Indonesia Wajib Move On Masuki Era Baru demi Tiket Piala Dunia 2026
Ketua BP CPUGGp Berganti, Iyos : Geopark Ciletuh Palabuhanratu Menjadi Kacamata Untuk Geopark Lain