FAJARSUKABUMI - Perusahaan Otobus (PO) SAN Putra Sejahtera secara resmi menyatakan tidak lagi memperdengarkan musik selama perjalanan bus.
Kebijakan ini diumumkan melalui akun Instagram resmi perusahaan @po_san_official pada Sabtu, 16 Agustus 2025, dan langsung menuai beragam respons warganet.
Langkah ini disebut sebagai bentuk kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah (PP) No. 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik, yang mengatur pemutaran karya cipta di ruang publik, termasuk di moda transportasi umum.
Baca Juga: Tawarkan Tarif Hemat dan Antar Jemput, Dado Laundry Jadi Solusi Tepat
“Untuk menghindari adanya pelanggaran atas peraturan tersebut, maka dengan ini manajemen PT SAN Putra Sejahtera untuk sementara waktu tidak lagi memutarkan lagu atau musik di dalam bus PO SAN selama perjalanan,” tulis pihak manajemen dalam keterangannya.
Lebih lanjut, PO Bus SAN menyebutkan bahwa penonaktifan layanan hiburan audio termasuk juga fasilitas AVOD (Audio Video On Demand) yang tersedia di kelas Madar Class. Kebijakan ini, menurut perusahaan, juga bertujuan untuk menjaga tarif tetap terjangkau tanpa harus membebankan biaya royalti kepada penumpang.
“Hal tersebut dilakukan agar tidak membebani pelanggan dengan komponen biaya royalti dalam tarif tiket SAN,” tulis akun tersebut.
Baca Juga: Viral Bocah Salah Arah Saat Lomba Tarik Tambang, Diduga Jadi “Musuh Dalam Selimut”
PO SAN juga menyampaikan bahwa keputusan ini diharapkan dapat menciptakan suasana perjalanan yang lebih tenang dan meningkatkan kualitas komunikasi antarpenumpang.
“Semoga keheningan ini menambah rekatnya komunikasi selama perjalanan dan tidak mengurangi kenyamanan kita bersama,” tulis manajemen dalam penutup unggahannya.
Kebijakan ini memicu reaksi beragam dari masyarakat. Sejumlah warganet menyampaikan kekecewaan mereka atas dihapusnya salah satu hiburan favorit selama perjalanan. Namun, sebagian lainnya menyarankan solusi alternatif seperti mendengarkan musik melalui perangkat pribadi.
Baca Juga: Apa yang Terjadi? Dewa United Sebagai Tim Termahal Kalah Beruntun di Dua Pertandingan Awal
“Akhirnya berefek juga ke transportasi,” tulis akun @bus_jawatimuran.
“Ya tinggal dengarkan musik sendiri-sendiri saja,” tambah akun @azisherlambang.
Artikel Terkait
Puisi untuk ‘Menyiksa’ Tentara AS, Jadi Latar Musik Trailer 28 Years Later
Hadiri Perayaan Natal Nasional 2024, Prabowo Disambut Musik Kolintang dan Dikalungi Kain Ulos
Tolak Acara Politik dan Konser Musik! Malut United Persilahkan Stadion Gelora Kie Raha Dipaket Solat Idul Fitri
Mengenal Ricky Siahaan, Gitaris Seringai yang Baru Saja Meninggal Dunia In Dikenal Konsisten di Jalur Musik Keras