FAJARSUKABUMI - Usaha laundry rumahan terus berkembang di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pencucian pakaian yang praktis dan terjangkau. Salah satu pelaku usaha yang menarik perhatian warga adalah Dado Laundry, yang berlokasi di Jl. Pelabuhan 2 Km 14, Cibodas, RT 01 RW 04, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
Mengusung layanan cepat, bersih, dan hemat, Dado Laundry menawarkan tarif kompetitif hanya Rp6.000 per kilogram. Selain itu, usaha ini juga menyediakan layanan gratis antar jemput, sehingga pelanggan tidak perlu repot datang langsung ke lokasi.
Pemilik Dado Laundry, Donny, menjelaskan bahwa strategi harga dan kemudahan layanan menjadi kunci utama dalam menarik pelanggan.
Baca Juga: Viral Bocah Salah Arah Saat Lomba Tarik Tambang, Diduga Jadi “Musuh Dalam Selimut”
“Kami ingin memberikan solusi yang benar-benar terasa manfaatnya bagi warga. Dengan harga yang terjangkau dan layanan antar jemput, pelanggan cukup menghubungi kami, dan cucian akan kami jemput serta antar kembali dalam keadaan bersih dan rapi,” ujar Donny, Jumat 16 Agustus 2025.
Dado Laundry juga menekankan standar kebersihan dan kerapian dalam setiap proses pencucian. Proses laundry dilakukan dengan peralatan yang memadai dan deterjen berkualitas, sehingga hasil cucian tetap harum dan aman untuk berbagai jenis kain.
“Kami ingin membangun kepercayaan pelanggan dengan pelayanan yang profesional meski skala usaha kami masih rumahan,” tambah Donny.
Baca Juga: Apa yang Terjadi? Dewa United Sebagai Tim Termahal Kalah Beruntun di Dua Pertandingan Awal
Dado Laundry beroperasi setiap hari dan menerima berbagai jenis cucian, mulai dari pakaian harian, selimut, hingga handuk. Usaha ini menjadi salah satu contoh UMKM yang mampu bertahan dan berkembang dengan memanfaatkan strategi layanan berbasis kebutuhan masyarakat.
Keberadaan Dado Laundry dinilai turut mendorong pergerakan ekonomi lokal, sekaligus membuka lapangan kerja kecil di lingkungan sekitar.
“Harapan kami ke depan, layanan ini bisa menjangkau lebih luas dan memberi manfaat lebih besar, tidak hanya secara ekonomi tetapi juga kenyamanan bagi pelanggan,” pungkas Donny.
Artikel Terkait
Tangkapan Meningkat, Musim Impun di Muara Cibareno Jadi Harapan Ekonomi Warga Pesisir
Pesta Nelayan Jadi Simbol Pemulihan Pascabencana, Sukabumi Tawarkan Model Penguatan Ekonomi dan Budaya Lokal
Pesta Nelayan Ciwaru ke 68 Jadi Motor Ekonomi Pesisir dan Wisata Lokal
Sukabumi Tetapkan RPJMD 2025-2029, Arahkan Transformasi Sosio Ekonomi dan Tata Kelola Pemerintahan
Pemkot Sukabumi dan BJB Jalin Sinergi Perkuat Ekonomi Daerah
TP PKK Kota Sukabumi Dorong Kader Posyandu Jadi Motor Pelayanan dan Ekonomi Keluarga
Bupati Sukabumi Ajukan Perubahan APBD, Cermati Pergeseran Ekonomi Daerah
Curug Sawer Gratiskan Warga Empat Desa, Dorong Wisata dan Ekonomi Lokal Kecamatan Kadudampit
Kunjungi Desa Wisata Arjasa, Wamenpar Ni Luh Puspa Dorong Desa Wisata Ikuti Event Promosi hingga Kolaborasi untuk Perkuat Potensi Ekonomi
Jamkrindo Palembang Dorong Ekonomi Sumbagsel, Jamin Kredit Rp 12,55 Triliun