FAJARSUKABUMI - Tiga kelurahan yang ada di dua kecamatan di Kota Sukabumi terdampak cuaca ekstrem, Jumat, 1 November 2024. Akibat kejadian itu, atap sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan.
Berdasarkan informasi, kondisi cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 14.44 WIB. Beberapa waktu setelah itu, atap rumah warga tersapu angin kencang. Dilaporkan juga terjadi pohon tumbang.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taupik, menyebut wilayah yang dilanda cuaca ekstrem berada di Kecamatan Baros dan Lembursitu.
Baca Juga: Waspada, Pohon Setinggi 15 Meter Ditebang di Jalan Bhayangkara Palabuhanratu
Di Kecamatan Baros, cuaca ekstrem terjadi di RT 07/01 Kelurahan Jayamekar.
Atap rumah warga terangkat akibat angin kencang. Lokasi lainnya berada di RT 01/08 Kelurahan Sudajaya Hilir. Di lokasi ini dilaporkan sebuah pohon tumbang.
Sedangkan Di Kecamatan Lembursitu, cuaca ekstrem mengakibatkan atap rumah milik dua orang warga Kampung Situgede RT 01/07 Kelurahan Cipanengah berjatuhan.
Pun di Kampung Situgede RT 02/06 Kelurahan Cipanengah, satu rumah warga milik Oleh dilaporkan ambruk.
"Tidak ada korban luka maupun jiwa. Demikian juga tidak ada korban mengungsi," kata Novian melalui keterangan resminya, Jumat malam, 1 November 2024.
Baca Juga: PMI Kota Sukabumi Mendorong Pengarustamaan Inklusi dalam Pengurangan Risiko Bencana
BPBD masih menghitung taksiran nilai kerugian. Sekaligus fokus menangani kerusakan dampak cuaca ekstrem.
Hasil asesmen di lapangan, perlengkapan yang dibutuhkan antara lain asbes, genteng, dan terpal. Perlengkapan itu diperlukan karena kerusakan terjadi pada bagian atap rumah warga.
Artikel Terkait
Tanpa Hujan dan Angin, Dua Pohon di Jalan Brawijaya Tiba-tiba Tumbang
PMI Kota Sukabumi Mendorong Pengarustamaan Inklusi dalam Pengurangan Risiko Bencana
Atap Ruang Kelas Ambruk, Siswa SDN Puncak Tugu Belajar Bergiliran
Waspada, Pohon Setinggi 15 Meter Ditebang di Jalan Bhayangkara Palabuhanratu
Pemangkasan Pohon Jalan Bhayangkara Palabuhanratu Dihentikan Warga, Soalkan Izin Tebang