Minggu, 19 April 2026

Program Pipanisasi di Sukabumi Dorong Produktivitas Petani, Targetkan Tiga Kali Panen Setahun

Photo Author
Anugrah., FajarSukabumi.com
- Senin, 21 April 2025 | 23:00 WIB
Bupati Sukabumi, Asep Japar secara simbolis memberikan paket sembaki untuk petani di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Anugrah)
Bupati Sukabumi, Asep Japar secara simbolis memberikan paket sembaki untuk petani di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Anugrah)

FAJARSUKABUMI — Upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional terus digencarkan. Salah satunya lewat program pengairan dan pipanisasi di Kabupaten Sukabumi yang kini mulai menunjukkan hasil positif bagi para petani.

Bupati Sukabumi, Asep Japar, menyampaikan bahwa program ini memberikan manfaat besar bagi lahan-lahan pertanian yang sebelumnya kurang produktif. Dengan adanya jaringan pipanisasi, area yang dulu sulit mendapatkan air kini bisa diolah kembali dan menghasilkan panen yang lebih baik.

“Alhamdulillah, sekarang petani bisa panen hingga dua kali dalam setahun. Bahkan ke depan direncanakan bisa mencapai tiga kali panen,” ujar Asep Japar usai mendampingi KASAD Maruli Simanjuntak saat meresmikan sarana pengairan pertanian, di Kampung Tegal Caringin, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi,  Senin (21/4/2025). 

Baca Juga: KASAD Resmikan Sarana Pengairan Pertanian di Sukabumi, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Bupati berharap program ini dapat diperluas ke wilayah-wilayah lain di Kabupaten Sukabumi yang memiliki potensi pertanian. Ia juga mengimbau agar masyarakat dan para petani ikut menjaga fasilitas pipanisasi agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Saya mengajak para petani untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan fasilitas ini. Karena keberhasilan program ini bukan hanya untuk saat ini, tapi juga untuk masa depan ketahanan pangan daerah,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan bahwa proyek pengairan tersebut merupakan hasil kerja keras bertahun-tahun yang kini mendapat perhatian khusus dari Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Pertanian.

Baca Juga: Lahan Pertanian Gagal Panen Diduga Aktivitas Tambang, Pemda Sukabumi Bakal Sidak Beberapa PT di Kecamatan Simpenan

“Tahun ini pemerintah menargetkan proyek pengairan bersih dan pertanian bisa mencakup hingga 500.000 hektare lahan. Kalau proyek ini berjalan optimal, produksi beras nasional bisa meningkat dua hingga tiga kali lipat, dan dampaknya akan langsung terasa dalam penurunan angka kemiskinan,” jelas Maruli.

Hingga saat ini, lebih dari 50.000 hektare lahan pertanian telah berhasil dialiri, sementara program penyediaan air bersih telah membangun lebih dari 3.000 titik di berbagai wilayah. Proyek ini menyasar tidak hanya sawah tadah hujan, tetapi juga lahan-lahan produktif yang selama ini mengalami kesulitan akses air.

Program ini menjadi salah satu upaya strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah.

Editor: Anugrah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X