Selasa, 21 April 2026

Danlanal Bandung Tinjau Lokasi Jembatan Hanyut di Palabuhanratu, TNI AL Siapkan Bantuan Pembangunan

Photo Author
Anugrah., FajarSukabumi.com
- Kamis, 8 Mei 2025 | 12:10 WIB
Danlanal Bandung didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi  dan Canat Palabuhanratu meninjau lokasi Jembatan putus di Palabuhanratu (Anugrah)
Danlanal Bandung didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi dan Canat Palabuhanratu meninjau lokasi Jembatan putus di Palabuhanratu (Anugrah)

FAJARSUKABUMI — Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bandung, Kolonel Laut (P) Muhamad Taufik meninjau langsung lokasi jembatan yang hanyut akibat banjir bandang di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (8/5/2025).

Kunjungan ini merupakan bagian dari respons cepat TNI AL terhadap rangkaian bencana alam yang melanda Kabupaten Sukabumi dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam peninjauan tersebut, Danlanal menekankan bahwa Palabuhanratu merupakan wilayah dengan potensi bencana yang cukup tinggi. Oleh karena itu, TNI AL siap memberikan dukungan kemanusiaan, salah satunya melalui pembangunan infrastruktur vital.

Baca Juga: Sekda Sukabumi Tinjau Lokasi Terdampak Bencana, Pastikan Keselamatan Warga dan Percepatan Penanganan

“Terdapat dua program utama yang kami inisiasi, yakni pembangunan Jembatan Gadog dan Jembatan Cijambe,” ujarnya.

Saat ini, program tersebut masih dalam tahap pengajuan keputusan dan perencanaan teknis, terutama untuk Jembatan Cijambe. Pembangunan ini turut melibatkan alumni TNI AL Angkatan 93 yang memberikan dukungan pendanaan.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Cijambe sangat penting karena menjadi penghubung utama dua kampung. Jika pembangunan berjalan lancar, peresmiannya akan dihadiri oleh pejabat tinggi TNI AL. Bertepatan dengan itu, TNI AL juga berencana menggelar program “Go Green” untuk membersihkan area jembatan dan pantai bersama masyarakat.

Baca Juga: Masa Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Sukabumi di Perpanjangan, Ini Alasannya!

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menyampaikan apresiasi kepada TNI AL atas dukungan yang diberikan. Ia menyebut Sukabumi menjadi daerah terdampak bencana terparah kedua setelah Cianjur, dengan ribuan rumah rusak akibat peristiwa pada 4 Desember 2024, 6 Maret, 6–7 April, dan terakhir 6 Mei 2025.

“Masih banyak warga yang membutuhkan bantuan. Atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Sukabumi, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Danlanal dan jajaran. Semoga ini menjadi amal ibadah,” ujarnya.

 

 

 

Editor: Anugrah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X