Selasa, 21 April 2026

Respons Cuek Dedi Mulyadi soal Kritikan 'Lambe Turah' dari Anggota DPR Andy Muawiyah

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Kamis, 22 Mei 2025 | 19:00 WIB
Potret Dedi Mulyadi tak ambil pusing dijuluki 'Gubernur Lambe Turah' oleh DPR, fokus wujudkan janji untuk rakyat Jawa Barat. (Foto Istimewa)
Potret Dedi Mulyadi tak ambil pusing dijuluki 'Gubernur Lambe Turah' oleh DPR, fokus wujudkan janji untuk rakyat Jawa Barat. (Foto Istimewa)

FAJARSUKABUMI - Sedang hangat diperbincangkan sebagian publik Tanah Air terkait kritikan 'Lambe Turah' dari anggota DPR dari fraksi PKB, Andi Muawiyah terhadap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Bagi yang belum tahu, istilah Lambe Turah identik dengan orang-orang yang senang bergosip di media sosial (medsos).

Sebelumnya, Andi mengkritik Dedi Mulyadi yang tidak mengirimkan utusan dari Kormi Jawa Barat untuk hadir dalam acara Festival Olahraga Nasional (Fornas) yang digelar setiap dua tahun oleh Kormi.

Baca Juga: Beda Gaya Dedi Mulyadi vs Pramono Atasi Kenakalan Remaja: Banding Program Panca Waluya dan Manggarai Bersholawat

"Kalau Pak Dedi Mulyadi, Gubernur 'Lambe Turah', macam-macam, dia mengatakan saya akan memberi ongkos seluruh UMKM sepuluh juta, kalau dia bisa vasektomi," ujar Andi saat rapat dengar pendapat bersama KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) di Gedung Parlemen RI, Jakarta, pada Rabu, 21 Mei 2025.

"Masa untuk penyelenggaraan Kormi tidak bisa mengutus utusan?" imbuhnya.

Terkini, Dedi pun menanggapi kritikan 'Lambe Turah' yang sempat dilontarkan anggota Komisi X DPR dari Fraksi PKB itu.

Baca Juga: Bagi-bagi Uang Rp25 Juta ke Siswa, Dedi Mulyadi Blak-blakan dari Hasil Bikin Konten

Gubernur Jabar itu mengaku tidak ambil pusing dengan julukan tersebut.

"Tidak apa-apa saya dijuluki 'Gubernur Lambe Turah' karena saat ini rata-rata orang ikut 'Lambe Turah'," ujar Dedi dalam acara Abdi Nagri Nganjang Ka Warga Edisi 8 di Kabupaten Majalengka, pada Rabu, 21 Mei 2025.

Dedi kemudian menilai, julukan apapun yang ditujukan padanya itu tidak lebih penting dari kerja kerasnya untuk membuat warga Jabar sejahtera.

Baca Juga: Dedi Mulyadi: Lebih Baik Disebut Gubernur Konten, Ketimbang Jadi Kepala Daerah yang Molor!

"Julukan apapun kepada saya tidak penting, yang penting janji saya kepada rakyat dapat terwujud," tukasnya.*

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X