Selasa, 21 April 2026

DPRD Soroti Lambannya Progres Pembentukan Koperasi Merah Putih di Cianjur

Photo Author
Zetta Al Fajr, FajarSukabumi.com
- Minggu, 25 Mei 2025 | 19:41 WIB
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Lepi Ali Firmansyah.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Lepi Ali Firmansyah.

FAJARSUKABUMI - DPRD Kabupaten Cianjur menyoroti lambannya progres pembentukan Koperasi Merah Putih di wilayah tersebut. Hingga kini, jumlah desa yang membentuk koperasi tersebut relatif masih cukup minim.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Lepi Ali Firmansyah, mengatakan data yang dikantonginya, sampai sekarang baru lima koperasi yang diproses Kementerian Koperasi. Artinya, masih sangat banyak yang belum terbentuk karena di Kabupaten Cianjur terdapat sebanyak 360 desa dan kelurahan.

"Hingga saat ini baru terbentuk lima Koperasi Merah Putih yang diproses Kementerian Koperasi," kata Lepi pada kegiatan temu tokoh dan sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 9/2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih di Pondok Pesantren Rancakeuyeup Kecamatan Tanggeung, belum lama ini.

Baca Juga: Sukabumi Daerah Pertama Tunaikan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional

Kelima koperasi yang sudah diproses berada di di Desa Mekarwangi Kecamatan Haurwangi, Desa Jayagiri Kecamatan Sukanagara, serta Desa Hegarmanah, Desa Simpang, dan Desa Waringinsari di Kecamatan Takokak.

Dari lima koperasi yang diproses Kementerian Koperasi, satu di antaranya sudah berbadan hukum. Sedangkan empat koperasi lainnya masih berproses.

"Melihat kondisi ini, kami terus mendorong Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian agar melakukan percepatan pembentukannya. Mereka harus lebih kerja keras lagi memfasilitasi desa dan kelurahan agar segera melakukan pembentukan koperasi," tegas Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Cianjur ini.

Baca Juga: Dalam Rakor Inflasi, Mendagri Bahas Koperasi Desa Merah Putih. Begini Katanya

Pada kegiatan sosialisasi Inpres Nomor
9/2025 itu turut hadir Camat Tanggeung, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur, Dr. Herlan Firmansyah, sebagai narasumber. Percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih melibatkan 18 kementerian dan lembaga dengan target sebanyak 80 ribu unit di seluruh Indonesia.

"Pembentukan dilakukan melalui pendirian, pengembangan, dan revitalisasi, dengan fokus pada penguatan kelembagaan, SDM, permodalan, serta kemudahan akses pembiayaan," ungkapnya.

Keberadaan Koperasi Merah Putih juga diarahkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat seperti penyediaan sembako, obat murah, layanan simpan pinjam, logistik, hingga fasilitas kesehatan desa.

Baca Juga: Prabowo akan Buka 80.000 Koperasi di Tiap Desa dengan Cold Storage untuk Simpan Hasil Pangan

"Kami sangat berharap koperasi ini menjadi tulang punggung ekonomi desa dan memperkuat ketahanan masyarakat dari bawah khususnya di Kabupaten Cianjur," pungkasnya.

Editor: Zetta Al Fajr

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X