FAJARSUKABUMI - Sedang hangat diperbincangkan sebagian publik dunia hiburan Tanah Air, terkait penyanyi, Lesti Kejora yang dilaporkan ke polisi buntut kasus dugaan pelanggaran hak cipta.
Sebelumnya diketahui, dugaan pelanggaran hak cipta yang menyeret nama Lesti itu dilaporkan oleh pencipta lagu senior, Yoni Dores ke Polda Metro Jaya, pada 18 Mei 2025.
Yoni menuduh Lesti telah membawakan lagu-lagunya tanpa izin melalui laman media sosial, YouTube.
Atas laporan polisi tersebut, istri dari aktor Rizky Billar itu terancam 4 tahun penjara dan denda sebesar Rp1 miliar rupiah.
Terkini, ayah Lesti Kejora, Endang Mulyana turut menanggapi laporan putrinya, yang diduga melanggar hak cipta hingga kini menjadi sorotan publik.
Endang menuturkan, dirinya hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk kasus yang tengah menimpa Lesti.
"Pokoknya doain saja dari semuanya, mohon maaf," begitu kata Endang Mulyana saat dimintai keterangan oleh awak media di Jakarta, pada Minggu, 25 Mei 2025.
Ketika ditanya apakah dirinya akan pasang badan untuk putrinya. Endang kembali menegaskan, dirinya akan mendoakan yang terbaik untuk Lesti.
"Yang penting minta doa saja dari semuanya," ungkap Endang.
Baca Juga: Komentar Dedi Mulyadi soal Sebutan ‘Mulyono Jilid 2’, Sebut Medsos Jadi Alat Marketing Paling Oke
Di sisi lain, Endang pun menuturkan terkait tanggapan dari Lesti terkait kasus dugaan pelanggaran hak cipta yang dilaporkan Yoni Dores ke polisi.
"Pesannya juga sama, doakan saja katanya (Lesti), makasih ya," tukasnya.*
Artikel Terkait
Profil dan Perjalanan Karir Xabi Alonso: Dari Gelandang Kelas Dunia ke Pelatih Real Madrid
Xabi Alonso Resmi Gantikan Ancelotti, Teken Kontrak 3 Tahun di Madrid
Empat Perusahaan China Minat Bangun Pabrik Kendaraan Listrik di RI, Danantara Siap Gandeng
Komentar Dedi Mulyadi soal Sebutan ‘Mulyono Jilid 2’, Sebut Medsos Jadi Alat Marketing Paling Oke
Alasan Luna Maxime Gas Kerja Terus usai Nikah, Ngaku Tak Mau Kurangi Aktivitas Meski Telah Bangun Rumah Tangga
Titah Puan Maharani soal Dugaan Oknum GRIB Duduki Lahan BMKG: Kalau Berbau Premanisme, Bubarkan
Ikut Konvoi usai Persib Juara Liga 1 Indonesia 2025, Dedi Mulyadi Ingin Maung Bandung Jadi Jagoan di Asia