Selasa, 21 April 2026

Sri Mulyani Kunjungan ke Nduga Pakai Rompi Anti Peluru: ‘Mungkin Belum Pernah Ada Menteri Keuangan ke Sini’

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Selasa, 10 Juni 2025 | 15:00 WIB
Potret Sri Mulyani kunjungi Nduga untuk pertama kalinya, pakai rompi anti peluru, tekankan pentingnya lihat langsung kondisi Papua. (Foto Istimewa)
Potret Sri Mulyani kunjungi Nduga untuk pertama kalinya, pakai rompi anti peluru, tekankan pentingnya lihat langsung kondisi Papua. (Foto Istimewa)

FAJARSUKABUMI - Menteri Keuangan Sri Mulyani melakukan kunjungan ke Kabupaten Nduga, sebuah wilayah di Papua Pegunungan yang selama ini dikenal sebagai zona rawan konflik.

Ini merupakan kali pertama dirinya menginjakkan kaki di wilayah tersebut.

Dalam kunjungannya itu, Sri Mulyani hadir bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Baca Juga: Poin Diskusi Sri Mulyani dengan Menkeu China, Bahas Proses Nego Tarif Trump hingga Inisiatif ASEAN Plus 3

Menariknya, baik Sri Mulyani dan Sjafrie Sjamsoeddin tampak mengenakan rompi anti peluru saat menyambangi beberapa lokasi di Nduga.

Untuk diketahui, Nduga kerap disebut sebagai zona merah karena kerap terjadi bentrokan antara aparat keamanan dan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Sri Mulyani mengakui bahwa kunjungannya ke Nduga merupakan yang pertama, bahkan dalam sejarah kementeriannya belum pernah ada Menkeu yang hadir langsung ke wilayah tersebut.

Baca Juga: Sri Mulyani Bongkar Dampak Nyata dari Tarif Resiprokal Trump: Sentimen dari Pelaku Usaha Memburuk

“Betul apa yang dikatakan Pak Menhan, mungkin belum ada Menteri Keuangan yang ke sini (Nduga) atau ke Papua,” ujar Sri Mulyani dalam sambutannya, dikutip Minggu 8 Juni 2025.

Meski baru pertama kali ke Nduga, Sri Mulyani menyebut dirinya sudah beberapa kali menyambangi daerah-daerah lain di Papua dalam kapasitasnya sebagai Menteri Keuangan sejak era Presiden Joko Widodo hingga masa pemerintahan saat ini.

“Saya sudah beberapa kali datang ke beberapa lokasi atau daerah di Papua, dan ini pertama kali (ke Nduga),” lanjutnya.

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Tarif Resiprokal Donald Trump Tak Masuk Akal: Semua Ekonom Tak Bisa Memahami

Ia menegaskan pentingnya melihat langsung kondisi di lapangan agar tak hanya mengandalkan data dan angka dalam menyusun kebijakan.

“Karena kalau melihat hanya dari angka, maka tidak bisa melihat situasi,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X