Selasa, 21 April 2026

Telisik Musabab Los Angeles yang Kini Chaos Gegara Kebijakan Donald Trump Bikin Migran Migrain

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Rabu, 11 Juni 2025 | 06:04 WIB
Potret Kerusuhan pecah di LA buntut razia imigrasi Trump; migran demo besar-besaran, situasi memanas, Gubernur Newsom kecam pengerahan pasukan. (Foto Isimewa)
Potret Kerusuhan pecah di LA buntut razia imigrasi Trump; migran demo besar-besaran, situasi memanas, Gubernur Newsom kecam pengerahan pasukan. (Foto Isimewa)

FAJARSUKABUIMI  - Peristiwa kerusuhan atau chaos yang terjadi di Los Angeles (LA), Amerika Serikat (AS) menuai sorotan sebagian publik di media sosial, pada Senin, 9 Juni 2025.

Rupanya, musabab alias sebab dari segala sebab dari kerusuhan itu akibat kebijakan yang diteken Presiden AS, Donald Trump, soal imigrasi.

Hal yang pada akhirnya mengakibatkan para migran yang merasa sakit kepala atau migrain terhadap kebijakan Trump melakukan demo besar-besaran di Los Angeles, sebagai tempat yang juga dikenal sebagai salah satu surga bagi para migran dari luar Amerika Serikat.

Baca Juga: Sri Mulyani Kunjungan ke Nduga Pakai Rompi Anti Peluru: ‘Mungkin Belum Pernah Ada Menteri Keuangan ke Sini’

Dilansir dari AP News, demonstrasi besar-besaran pecah yang terjadi di LA itu terjadi sejak Sabtu, 7 Juni 2025. Para pendemo memprotes tindakan razia pemerintah Trump terhadap para oleh petugas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) di kawasan tersebut.

Trump sempat merespons aksi demonstrasi itu dinilai berlebihan, kemudian memerintahkan Kementerian Keamanan Dalam Negeri AS untuk mengerahkan sedikitnya 2.000 personel keamanan.

Jumlah itu terdiri dari petugas Kepolisian LA hingga Pasukan Garda Nasional yang wewenangnya sebenarnya berada di bawah Gubernur California.

Baca Juga: Ganjar Sindir Santai Soal Pertemuan Prabowo-Megawati: ‘Nasi Gorengnya Belum Dimakan’

Demonstrasi pun berujung kerusuhan setelah para pengunjuk rasa bentrok dengan aparat keamanan yang memaksa membubarkan aksi tersebut.

Situasi LA kini mencekam lantaran kerusuhan buntut dari bentrokan antara aparat dan para pendemo yang mayoritas adalah para migran dari luar AS.

Kebijakan Trump melakukan razia di LA hingga mengerahkan Pasukan Garda Nasional untuk meredam demonstrasi besar-besaran itu pun memantik kemarahan Gubernur California, Gavin Newsom.

Baca Juga: Pengakuan dari Kemenag, Ini 4 Penyebab Banyak Jemaah Haji Indonesia Tidak Kebagian Tenda saat di Arafah

Newsom menilai, pengerahan pasukan itu justru menambah panas situasi hingga berujung kerusuhan.

"Saya secara resmi meminta Pemerintahan Trump membatalkan pengerahan pasukan yang melanggar hukum di daerah Los Angeles dan mengembalikan area ini ke komando saya," kata Newsom di laman X, dikutip pada Senin, 9 Juni 2025.

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X