Selasa, 21 April 2026

Update Insiden Kapal Tenggelam di Selat Bali: 15 Orang Selamat, 4 Korban Meninggal Dunia

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Selasa, 8 Juli 2025 | 13:22 WIB
Potret KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali, 2 Juli 2025. 19 selamat, 4 meninggal, pencarian korban terus dilakukan oleh Basarnas. (Foto Istimewa)
Potret KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali, 2 Juli 2025. 19 selamat, 4 meninggal, pencarian korban terus dilakukan oleh Basarnas. (Foto Istimewa)

FAJARSUKABUMI - Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya dilaporkan tenggelam di perairan Selat Bali pada Rabu, 2 Juli 2025.

Sebelumnya diketahui, kapal tersebut berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, sebelum mengalami kendala dan hilang kontak.

Terkini, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra bersama instansi terkait menggelar rapat koordinasi guna merespons kejadian ini, pada Kamis, 3 Juli 2025.

Baca Juga: Momen Vadel Badjideh Mengaku Salah hingga Minta Maaf ke Nikita Mirzani

Kepala KSOP Tanjung Wangi, Capt. Purgana menyampaikan pihaknya menerima informasi adanya insiden pada pukul 23.15 WIB.

"Sebelum kapal dinyatakan hilang kontak, ada komunikasi singkat antara awak kapal sekitar 20 menit sebelumnya," ungkap Capt. Purgana dalam keterangannya dikutip dari laman resmi Polda Jatim, pada Kamis, 3 Juli 2025.

Berdasarkan data sementara dari KSOP Tanjungwangi, KMP Tunu Pratama Jaya itu mengangkut total 65 orang, yang terdiri dari 53 penumpang dan 12 kru kapal.

Baca Juga: Prabowo Sempatkan Umrah di Sela Kunjungan ke Arab Saudi, Momen Langka Tunaikan Shalat di Dalam Ka’bah

Selain itu, terdapat pula kapal juga membawa 22 unit kendaraan dari berbagai jenis.

Kronologi mencatat, kapal berangkat pukul 22.56 WIB dan pada pukul 23.20 WIB mulai mengirim sinyal darurat.

Sekitar 15 menit kemudian, kapal dilaporkan tenggelam oleh petugas jaga Syahbandar yang memantau dari Pelabuhan Ketapang.

Baca Juga: Pertemuan Prabowo dan Pangeran MBS, Indonesia-Arab Saudi Sepakati Kerja Sama Rp438 Triliun

Proses evakuasi pun dilakukan sejak Kamis, 3 Juli 2025 dini hari. Dimulai pada pukul 04.15 WIB, empat penumpang berhasil ditemukan selamat di perairan Cekik, Gilimanuk. Mereka langsung dibawa ke Kantor BPTD Gilimanuk untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Evakuasi lanjutan dilakukan pada pukul 06.00 WIB, sebanyak 15 orang selamat ditemukan di perairan Pebuahan dan dibawa ke dermaga ASDP Gilimanuk.

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X