FAJARSUKABUMI - Kecamatan Lembursitu berhasil menempati posisi teratas dalam capaian kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kota Sukabumi hingga akhir Juli 2025. Keberhasilan ini dinilai sebagai hasil kerja terstruktur dan berkelanjutan.
Camat Lembursitu, Yudi Sutriana, menyebut capaian tersebut sejalan dengan arahan strategis dari Wali Kota Sukabumi yang dikenal dengan tiga pilar utama: the winning team, the winning concept, dan the winning system.
“Kami mengadopsi sistem Link Tri dari BPKPD sebagai the winning system. Lalu kami terapkan the winning concept lewat operasi sisir berbasis RW. Seluruh 53 RW kami datangi langsung untuk mendorong pembayaran PBB,” kata Yudi kepada wartawan di ruang kerjanya, belum lama ini.
Baca Juga: Plt Lurah Gedong Panjang Maksimalkan Pendapatan PBB untuk Dukung PAD Kota Sukabumi
Dari target PBB-P2 Kecamatan Lembursitu sebesar Rp1,9 miliar, lebih dari Rp900 juta telah terealisasi hingga Juli. Secara keseluruhan, dari 16.373 SPPT, lebih dari 11.000 atau 67 persen telah dibayar.
Capaian ini menempatkan Lembursitu di posisi pertama, mengungguli Kecamatan Citamiang yang berada di angka 47 persen, dan Warudoyong yang kini menempati posisi keenam.
“Kami dulu hanya 34 persen, itu sepuluh tahun lalu. Tapi sejak dua bulan terakhir, kami bisa bertahan di puncak. Itu pencapaian yang luar biasa,” ungkapnya.
Yudi menyebut bahwa nilai pembayaran tertinggi berasal dari sektor industri, dengan salah satu pabrik menyumbang hingga Rp57 juta. Sementara tingkat kepatuhan tertinggi dicapai oleh Kelurahan Selabatu, yang sudah mencapai 97 persen.
Ia juga menyoroti lonjakan kinerja Kelurahan Lembursitu yang semula berada di peringkat ke-33 dan kini melesat ke posisi 18 dalam waktu singkat. Sementara itu, Situmekar dan Sindangsari telah mencapai target, sedangkan Cipanengah dijadwalkan menyusul pekan ini.
Yudi menggarisbawahi pentingnya kerja kolaboratif antara kecamatan, kelurahan, RT-RW, dan perangkat daerah lainnya. Ia juga menekankan bahwa komunikasi langsung dengan warga menjadi kunci keberhasilan.
“Tanpa pendekatan jemput bola dan kolaborasi lintas unsur, sulit rasanya mencetak angka seperti ini. Tapi kami optimistis, target 80 persen yang ditetapkan Wali Kota bisa tercapai sebelum tenggat,” tegasnya.
Artikel Terkait
Lawatan ke Brazil, Prabowo Lakukan Pertemuan Bareng Sekjen PBB
Putin Nilai Sikap RI terhadap Isu Global Sejalan dengan Rusia, Nyatakan Tuk Koordinasi Lebih Erat di PBB
Ramai 'Kursi Kosong' Dubes RI di AS-PBB, Istana Kini Sebut Nama Calonnya Sudah di Tangan Prabowo
Sorotan Khusus: AS Surati Dewan Keamanan PBB usai Sempat Menyerang 3 Fasilitas Nuklir Iran
Plt Lurah Gedong Panjang Maksimalkan Pendapatan PBB untuk Dukung PAD Kota Sukabumi