Dalam kesempatan itu, PUI juga menekankan pentingnya islah sebagai kunci kejayaan bangsa. Islah yang dimaksud meliputi persatuan, perbaikan, dan rekonsiliasi.
“Kita harus merdeka dari perpecahan, dari korupsi yang menggerogoti, dari rasa rendah diri. Setelah itu, kita harus berjaya sebagai bangsa yang cerdas, bermartabat, dan berdaulat,” katanya.
Raizal mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan momen 80 tahun kemerdekaan sebagai titik tolak menuju kejayaan nasional. Ia berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi energi kolektif membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.
Artikel Terkait
Soroti Isu HAM Seolah Bukan untuk Muslim, Begini Pernyataan Tegas Prabowo Soal Kemerdekaan Palestina saat Kunjungan ke Mesir
Wakil Wali Kota Sukabumi Dukung Kemerdekaan Palestina
Piala Kemerdekaan! Timnas Indonesia Akan Hadapi 3 Negara Sebagai Persiapan Piala Dunia U17
Lomba-Lomba Seru untuk Memeriahkan Perayaan Kemerdekaan RI
Jadi Pembina Upacara Kemerdekaan RI di Lapas, Begini Pesan Wakil Bupati Sukabumi
Kemerdekaan RI Awalnya Direncanakan 24 Agustus, Sejarah Berubah karena Desakan Golongan Muda