Selasa, 21 April 2026

Pemkot Sukabumi Sinergi dengan Kemenaker untuk Kurangi Pengangguran

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 13:04 WIB
Potret Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki bertemu Sekjen Kemenaker untuk membahas langkah konkret menekan angka pengangguran di daerahnya. (Foto Istimewa)
Potret Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki bertemu Sekjen Kemenaker untuk membahas langkah konkret menekan angka pengangguran di daerahnya. (Foto Istimewa)

FAJARSUKABUMI - Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, terus menunjukkan keseriusannya dalam menangani persoalan pengangguran di wilayahnya. Pada Selasa (21/10/2025) pagi, Ayep Zaki bertemu dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Dr. Cris Kuntadi, di kantor Kemenaker, Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Pertemuan yang turut dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, itu membahas langkah konkret untuk membuka peluang kerja baru dan memperkuat pelatihan tenaga kerja di Sukabumi.

“Saya fokus dan konsen menyelesaikan masalah pengangguran di Kota Sukabumi. Alhamdulillah kita disambut baik dan insyaallah akan segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkot Sukabumi Dorong Efisiensi Anggaran dan Inovasi Pembangunan Demi Kemandirian Fiskal

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Sukabumi tengah berupaya menekan angka pengangguran yang kini mencapai sekitar 14.600 orang.

Melalui kerja sama dengan Kemenaker, Pemkot menargetkan penurunan 2.000 orang per tahun lewat program pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) serta program pemberdayaan masyarakat.

Selain membuka lapangan kerja di dalam negeri, Pemkot juga mendorong warga yang berminat bekerja ke luar negeri. Menurut Ayep Zaki, langkah tersebut sejalan dengan semangat program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menjadi arah kebijakan nasional.

Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Tak Bergerak, Emas Antam Tetap Rp2,67 Juta per Gram

Sejak dilantik pada Februari lalu, Ayep Zaki mulai menerjemahkan sejumlah program nasional ke tingkat daerah. Beberapa di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembentukan 33 Koperasi Merah Putih (KMP) di tiap kelurahan, serta program rumah layak huni (rutilahu) bagi warga terdampak bencana.

Selain itu, Pemkot Sukabumi juga telah mengimplementasikan program 12 PAS dari Kementerian Sosial yang berkolaborasi dengan program Ayeuna Waktuna Berbagi. Ke depan, Pemkot menyiapkan program Sekolah Rakyat yang akan dimulai tahun 2026 serta memperkuat ketahanan pangan dengan menggarap lahan seluas 600 hektare.

“Pemkot Sukabumi sangat tegak lurus dengan program Bapak Presiden Prabowo Soebianto. Sehingga program Asta Cita, Insyaallah, kan kita kerjakan semuanya tuntas dan sukses di Kota Sukabumi,” pungkasnya.

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X