Selasa, 21 April 2026

Masuk Persaingan Armada Bawah Laut di Dunia, Rencana Kapal Selam Tanpa Awak Milik RI Kini Mulai Dibuka ke Publik

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Minggu, 16 November 2025 | 16:59 WIB
Potret Menyoroti rencana kapal selam tanpa awak di Indonesia yang akan diproduksi massal pada tahun 2026 mendatang.  (Foto Dok. Kemhan RI)
Potret Menyoroti rencana kapal selam tanpa awak di Indonesia yang akan diproduksi massal pada tahun 2026 mendatang. (Foto Dok. Kemhan RI)

FAJARSUKABUMI - Pemerintah RI di bawah kepemimpinan Presiden, Prabowo Subianto mulai memberi perhatian besar pada penguatan pertahanan laut.

Dengan banyaknya celah perairan yang kerap dimanfaatkan untuk penyelundupan, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menilai penguatan alutsista atau armada bawah laut kian mendesak.

Terkini, salah satu fokus terbaru adalah pengembangan kapal selam tanpa awak atau KSOT yang akan diproduksi massal di dalam negeri.

Baca Juga: Ini Perjalanan Tim Bola Basket Putri Kabupaten Cianjur Lolos ke Porprov Jabar 2026

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menuturkan, Indonesia kini sudah berada di tahap uji coba KSOT.

Prototipe kapal selam autonomous itu telah diuji di Dermaga Ujung Koarmada II Surabaya.

"Kapal selam autonomous yang kita sebut KSOT. Kita coba dan kita akan bikin di PT PAL agar kita mass product di PT PAL mulai 2026," kata Sjafrie dalam sambutannya di pesawat Airbus A400M menuju Aceh, pada Minggu, 16 November 2025.

Baca Juga: Kontroversi Royalti yang Tak Kunjung Henti, Kini Lagu ‘Cublek-Cublek Suweng’ Disebut Tak Diklaim Kucuran Duitnya

Sjafrie menegaskan, Indonesia siap memproduksi KSOT secara massal melalui BUMN strategis.

Ia menjelaskan, kapal selam tanpa awak ini didesain untuk menjaga wilayah perairan rawan penyelundupan.

Dengan karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan, keberadaan drone kapal selam di bawah laut dinilai akan memperkuat sistem pemantauan.

Baca Juga: Pantai Kumala Indah Tetap Jadi Primadona, Meski Wisata Baru Cempakaratu Sedang Viral

"Sehingga semua celah dari alur laut kepulauan ini akan kita isi dengan kapal selam," ujar Sjafrie.

Sjafrie kemudian menegaskan, kesiapan teknis KSOT yang telah menjalani uji tempur dan dilengkapi senjata torpedo.

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X