Minggu, 19 April 2026

Gencarkan Program 12 PAS, Pemkot Sukabumi Tegaskan Komitmen Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem

Photo Author
FS Supriadi, FajarSukabumi.com
- Selasa, 30 Desember 2025 | 20:05 WIB

FAJARSUKABUMI - Pemerintah Kota Sukabumi terus menggencarkan Program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah (12 PAS) sebagai langkah konkret percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem. Kali ini, program tersebut digelar di Kelurahan Baros dan Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Selasa 30 Desember 2025.

Program 12 PAS menjadi salah satu instrumen vital Pemkot Sukabumi dalam memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat perlindungan sosial berbasis kolaborasi lintas sektor.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, didampingi Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana. Dalam kesempatan itu, Wali Kota menegaskan bahwa Program 12 PAS merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan.

Baca Juga: Salurkan Beras Nutrizinc, Wabup Andreas Tegaskan Penurunan Stunting Prioritas Pembangunan Sukabumi

“Program ini diharapkan dapat terus berjalan secara konsisten hingga persoalan kemiskinan di Kota Sukabumi dapat tertangani secara tuntas melalui kolaborasi berbagai pihak,” ujar Ayep Zaki.

Pada kegiatan tersebut, Wali Kota Sukabumi secara langsung menyerahkan bantuan kepada warga penerima manfaat. Bantuan yang disalurkan merupakan hasil kolaborasi antara Bank BJB, Baznas, Pegadaian, BSI, serta Pemerintah Kota Sukabumi.

Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, Program 12 PAS juga menjadi jembatan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga: Hasil Drawing AFC Champions League Two, Persib Bandung Akan Hadapi Ratchaburi FC :Lebih Dulu Bertandang Ke Thailand

Wali Kota dan Wakil Wali Kota menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan warga, sekaligus membuka ruang dialog yang lebih organik untuk menyerap aspirasi dan memahami kebutuhan riil masyarakat di tingkat akar rumput.

"Melalui pendekatan ini, kami berharap kebijakan penanggulangan kemiskinan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menyentuh persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat, sehingga upaya pengentasan kemiskinan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan," pungkasnya

Editor: FS Supriadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X