Minggu, 19 April 2026

Roy Suryo Ungkap Isi Buku Gibran’s Black Paper, Singgung Fufufafa hingga Pendidikan di Sydney

Photo Author
FS Supriadi, FajarSukabumi.com
- Sabtu, 3 Januari 2026 | 14:15 WIB
Roy Suryo bocorkan perilisan buku tentang Wapres Gibran Rakabuming.  (YouTube/Bambang Widjojanto)
Roy Suryo bocorkan perilisan buku tentang Wapres Gibran Rakabuming. (YouTube/Bambang Widjojanto)

FAJARSUKABUMI - Polemik mengenai ijazah SMA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali mencuat. Roy Suryo bersama Rismon Sianipar Hasiholan dan Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa mengklaim bahwa Gibran tidak pernah lulus SMA, sehingga disebut tidak memiliki ijazah pendidikan menengah atas.

Seperti halnya polemik ijazah Presiden Joko Widodo yang sebelumnya mereka tuangkan dalam buku Jokowi’s White Paper, Roy Suryo cs kembali merilis buku bertajuk Gibran’s Black Paper untuk memuat klaim dan temuan mereka terkait Gibran.

Roy Suryo menjelaskan bahwa buku Gibran’s Black Paper masih ditulis oleh tim yang sama, yakni dirinya, Rismon Sianipar, dan dokter Tifa (RRT). Namun, terdapat perbedaan pola perilisan dibandingkan buku sebelumnya.

Baca Juga: Gak Disiarin di TV! Inilah Link Live Streaming Pertandingan Persija Jakarta VS Persijap Jepara

“Dulu Jokowi’s White Paper itu langsung kami tulis bertiga. Sekarang, doktor Rismon sudah keluar duluan bagian dari dia. Jadi, dia cetak lebih dulu,” kata Roy Suryo dalam podcast di kanal YouTube Bambang Widjojanto.

Menurut Roy, strategi perilisan bertahap ini dipilih agar buku tidak terlalu tebal dan lebih mudah diakses pembaca.

“Buku kemarin itu sampai 700 halaman, sehingga banyak yang merasa terlalu berat untuk dibaca,” ujarnya.

Setelah bagian Rismon, Roy menyebut akan menyusul bagian yang ia tulis bersama dokter Tifa.

Baca Juga: Ayep Zaki: Kerukunan Umat Beragama Fondasi Kemajuan Bangsa

“Rismon sudah mengeluarkan buku bagiannya dan mulai beredar dengan judul Gibran End Game,” tambah Roy.

Roy Suryo mengungkapkan bahwa dalam bagian buku yang tengah ia siapkan, akan dibahas isu akun Fufufafa serta pendidikan Gibran di Sydney, Australia.

“Nanti bagian saya termasuk soal Fufufafa dan pendidikan di Sydney, karena saya yang kemarin datang langsung ke tempat primary evidence-nya dan mendapatkan semua bukti. Banyak sekali yang belum saya tuliskan di luar wawancara-wawancara ini,” terangnya.

 

 

Halaman:

Editor: FS Supriadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X