Minggu, 19 April 2026

Berbasis Data BPS dan Bappenas, Kinerja Pembangunan Kota Sukabumi Tunjukkan Tren Positif

Photo Author
FS Supriadi, FajarSukabumi.com
- Senin, 26 Januari 2026 | 19:26 WIB
Potret Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Saat Pelantikan Eselon II Kota Sukabumi (Foto Istimewa)
Potret Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Saat Pelantikan Eselon II Kota Sukabumi (Foto Istimewa)

FAJARSUKABUMI - Kinerja pembangunan Pemerintah Kota Sukabumi menunjukkan tren peningkatan yang stabil dan terukur sepanjang periode 2024–2026.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI, sebagian besar Indikator Kinerja Utama (IKU) daerah berhasil dicapai secara optimal.

Dari total 26 indikator pembangunan, sebanyak 20 indikator tercapai 100 persen, sementara enam indikator lainnya berada pada kisaran capaian di atas 80 persen. Capaian ini mencerminkan konsistensi kebijakan pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Sukabumi.

Baca Juga: Polres Cianjur Tangkap Dua Pengangguran Penganiaya Pemuda di Sukaluyu, Dua Tersangka Lagi Buron

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa pembangunan daerah saat ini tidak hanya berorientasi pada program, tetapi juga pada hasil yang terukur secara statistik.

“Pembangunan harus bisa diukur dan dievaluasi. Data BPS dan Bappenas menjadi rujukan utama kami dalam memastikan kebijakan berjalan efektif,” ujar Ayep Zaki.

Salah satu indikator utama yang mengalami peningkatan signifikan adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM Kota Sukabumi tercatat meningkat dari 77,69 pada 2024, menjadi 78,19 pada 2025, dan mencapai 78,31 pada 2026.

Baca Juga: Persib Bandung Jadi Tim Termahal di BRI Super League Setelah Sukses Datangkan Layvin Kurzawa, Urutan 5 di ASEAN

Menurut Ayep, peningkatan IPM menunjukkan perbaikan nyata pada kualitas hidup masyarakat, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

“IPM menggambarkan kondisi riil masyarakat. Kenaikan ini menandakan pembangunan tidak hanya tumbuh, tetapi juga dirasakan,” katanya.

Di bidang pendidikan, Indeks Pendidikan Kota Sukabumi terus meningkat dari 72,43 pada 2024 menjadi 74,41 pada 2026. Pemerintah daerah, kata Ayep, memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama daya saing kota.

Baca Juga: Capaian Gemilang Garuda UNY Team Harumkan Nama Indonesia, Raih Peringkat Pertama di Kompetisi Internasional Shell Eco-Marathon 2026

Sementara itu, sektor kesehatan juga menunjukkan hasil positif dengan meningkatnya Usia Harapan Hidup dari 75,11 tahun pada 2024 menjadi 75,52 tahun pada 2026.

“Capaian ini menunjukkan pelayanan kesehatan semakin merata dan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan terus meningkat,” jelasnya.

Halaman:

Editor: FS Supriadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X