FAJARSUKABUMI - Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengklaim kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Bobby Maulana menunjukkan tren positif. Salah satu indikatornya adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 12,47 persen atau sekitar Rp54 miliar.
Hal tersebut disampaikan Ayep saat kegiatan refleksi satu tahun kepemimpinan yang digelar di Gedung Juang 45.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi fondasi awal untuk mendorong peningkatan PAD yang lebih signifikan pada tahun-tahun mendatang.
Baca Juga: Fenomena Langka Imlek, Ramadan, Prapaskah 2026
Ia bahkan optimistis kenaikan bisa mencapai 32 persen, dengan catatan seluruh elemen masyarakat tetap menjaga persatuan dan stabilitas daerah.
“Ini awal yang baik sehingga saya optimis untuk tahun pertama, kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya, ya. Kita akan peningkatan setiap tahunnya,” ujarnya.
Dari sisi internal pemerintahan, Ayep menilai peningkatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) menjadi agenda utama. Ia menekankan pentingnya adaptasi birokrasi terhadap perkembangan teknologi dan sistem kerja baru.
Baca Juga: Lukisan SBY Rp6,5 Miliar Disorot Medsos
“Orang Sukabumi itu pintar, tetapi kompetensinya harus terus dilatih agar mampu menyesuaikan ritme perubahan,” katanya.
Ia menegaskan, penguatan kualitas SDM aparatur menjadi kunci agar pelayanan publik semakin profesional dan responsif.
Selain optimalisasi PAD, Ayep menyebut sejumlah isu strategis akan menjadi fokus pemerintah daerah ke depan, yakni pengangguran, kemiskinan, serta persoalan persampahan.
Baca Juga: Pilu Bocah di Reje Payung Aceh Tengah, Tunjukkan Kelas Tertimbun Lumpur dan Ingin Sekolah Lagi
“Itu menjadi kegiatan kolektif dari program kerja ke depan,” tambahnya.
Terkait persoalan sampah, Ayep mengakui Kota Sukabumi masih mencari pola penanganan paling efektif.