Minggu, 19 April 2026

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Beberkan Strategi Pajak, Penanganan Stunting hingga Pengangguran

Photo Author
FS Supriadi, FajarSukabumi.com
- Selasa, 17 Maret 2026 | 15:28 WIB

 

FAJARSUKABUMI - Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang diberikan DPRD dalam pembahasan kinerja pemerintah daerah.

“Apa yang disampaikan DPRD menjadi bahan evaluasi penting bagi kami untuk meningkatkan kinerja pemerintahan ke depan,” ujar Ayep Zaki.

Ia menegaskan bahwa pelampauan target pendapatan daerah tidak hanya berasal dari optimalisasi pajak masyarakat, tetapi juga dari inovasi sistem yang dilakukan pemerintah.

Baca Juga: Mayang Wijayanti Menang Sayembara Logo HUT Kota Sukabumi, Usung Harmoni Kolaborasi

“Peningkatan pendapatan daerah ini bukan semata-mata dari intensifikasi pajak, melainkan didorong oleh digitalisasi sistem pajak melalui e-tax dan perbaikan administrasi,” jelasnya.

Ayep juga memastikan bahwa kebijakan intensifikasi pajak tidak memberatkan pelaku usaha kecil.

“Kami pastikan kebijakan ini tidak menyasar sektor UMKM yang saat ini masih dalam masa pemulihan,” tegasnya.

Baca Juga: Macet Parah di Pelabuhan Gilimanuk, ASDP Ketapang Ungkap Lebih dari 80 Ribu Orang Menyeberang dari Bali ke Jawa di H-6 Lebaran

Terkait kesejahteraan aparatur, pemerintah kota berkomitmen menjaga ketepatan waktu pembayaran hak pegawai.

“Pembayaran gaji dilakukan setiap awal bulan, sedangkan tunjangan kinerja disesuaikan dengan pengajuan dari masing-masing SKPD melalui BPKPD,” ungkapnya.

Dalam bidang kesehatan, Ayep memaparkan kondisi stunting di Kota Sukabumi berdasarkan data terbaru.

Baca Juga: Jamkrindo Bukukan Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026

“Berdasarkan data tahun 2025, terdapat 1.375 balita stunting dari total 17.731 balita,” katanya.

Halaman:

Editor: FS Supriadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X