FAJARSUKABUMI-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan rapat koordinasi percepatan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) korban bencana alam yang melanda puluhan Kecamatan di Kabupaten Sukabumi beberapa waktu lalu.
Rapat koordinasi itu dihadiri oleh Kepala BNPB, Letjen TNI, Suharyanto, Pj. Gubernur Jawa Barat, Bupati Sukabumi, pejabat tinggi BNPB, dan Forkopimda, yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah, Palabuhanratu, Rabu, (8/1/2025).
Rakor ini membahas tentang percepatan pembangunan Huntap bersumber dana siap pakai stimulan perbaikan/pembangunan kembali rumah masyarakat rusak termasuk penekanan kepala ketua pelaksana pembangunan huntap agar tidak main-main anggaran.
Baca Juga: Pengguna Fasilitas Olahraga di Kabupaten Sukabumi Harus Kena Cas, Apa Maksud Pemda?
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI, Suharyanto mengapresiasi respons cepat pemerintah daerah dalam menangani bencana yang terjadi di 39 Kecamatan se-Kabupaten Sukabumi. Bahkan, sejauh ini sudah melaksanakan verifikasi data rumah yang terdampak bencana.
"Tim-tim itu melihat apa-apa yang dilakukan para kepala desa nanti dari hasil pengecekan segera akan dilaporkan atau diajukan kebutuhan anggarannya ke BNPB, selanjutnya BNPB akan mengajukannya Kementerian Keuangan,"jelasnya.
Rakor tersebut kata dia, untuk menyamakan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga hasil proses penilaian di lapangan bisa betul-betul by name by address.
Baca Juga: Waspadai Penyebaran PMK, Ini yang Dilakukan Pemkab Cianjur
"Ini untuk mengendalikan supaya prosesnya bisa berjalan secara lebih cepat dan tepat. Saya tegaskan kepada Kalaksa jangan main-main Hak rakyat. Berani main-main masuk neraka pasti" ucapnya.
Lebih lanjut Ia menyampaikan, proses pembangunan Huntap di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi berpotensi lebih dari satu tahap. Mengingat, jumlah kerusakannya cukup banyak.
Sementara itu, Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menyebut bahwa Jawa Barat adalah daerah rawan bencana. Dengan adanya Rakor ini diharapkan bisa mempercepat pembangunan Hunian Tetap bagi warga terdampak bencana.
Baca Juga: Gelar Rapat Paripurna, Ini Loh Yang Dibahasnya
"Tentunya berharap upaya kita ini bisa mempercepat pemulihan bencana di Kabupaten Sukabumi," singkatnya.
Ditempat yang sama, Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengungkapkan, program percepatan pembangunan hunian tetap dana siap pakai stimulan merupakan langkah nyata dan dukungan dari pemerintah dalam mempercepat pemulihan kondisi rumah yang rusak akibat bencana, agar masyarakat dapat segera kembali hidup dalam lingkungan yang aman dan layak huni.
"Pemerintah daerah sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat melalui kepala BNPB beserta semua pihak yang mendukung terkait rencana pemberian Dana Siap Pakai (DSP) untuk pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak," pungkasnya.
Artikel Terkait
Ungkapan Syukur Warga Penerima MBG Diwawancarai Al Jazeera: Alhamdulillah Kami Terbantu
Pelaku Kuliner Lokal Bersyukur Terlibat Makan Bergizi Gratis: Bisa Pekerjakan Masyarakat, Pedagang Sekitar
Warga Semarang Senang Terlibat di Dapur Makan Bergizi Gratis: Ini Membuka Lapangan Pekerjaan
Mantan Pemain Barcelona Ditunjuk Sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Kabupaten Cianjur Tunggu Kepastian Jadwal Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis