FAJARSUKABUMI - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akan segera mengumumkan daftar 40 sekolah swasta yang akan menjadi bagian dari program pendidikan gratis.
Program ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat kurang mampu di Jakarta.
Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, Ima Mahdiah, menegaskan bahwa Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta telah menyiapkan sekolah-sekolah yang akan bergabung dalam program ini.
Menurutnya, pelaksanaan program akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.
Baca Juga: DKI Jakarta Resmi Menerapkan Pendidikan Gratis di 40 Sekolah Swasta Gratis Tahun Ini, Ini Syaratnya
“Yang pasti kita inginkan adanya sekolah gratis tapi secara bertahap,” ujar Ima di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu 12 Maret 2025.
Ia menjelaskan bahwa pendanaan program ini akan berasal dari pengalihan anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk Kartu Jakarta Pintar (KJP).
Oleh karena itu, perubahan ini akan dilakukan secara perlahan agar tidak mengganggu penerima manfaat KJP.
Baca Juga: Ahok Diperiksa Skandal Pertamina, Eks Komut Perusahaan BUMN Itu Ngaku Senang Bantu Kejaksaan
Gubernur Pramono Anung telah menyetujui uji coba program pendidikan gratis di 40 sekolah swasta yang telah ditetapkan.
Uji coba ini akan diprioritaskan untuk masyarakat kurang mampu.
“Saya dengan Disdik sudah ada titik sekolah yang memang mau dipersiapkan untuk sekolah gratis. Sebanyak 40 sekolah itu, nanti pak Gubernur yang mengumumkan,” kata Ima, dikutip dari laman resmi DPRD DKI Jakarta Provinsi.
Baca Juga: Jadi Saksi Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah, Ahok Ungkap Bawa Dokumen Rapat Pertamina
Ima menambahkan bahwa program ini juga selaras dengan sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025 yang akan dibuka pada 20 Mei hingga 5 Juni 2025.