pemerintahan

Istana Bongkar Alasan Wapres Gibran Bikin Konten Monolog di Medsos, Ada Hubungannya dengan Framing Berita

Senin, 28 April 2025 | 15:20 WIB
Potret Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka (Foto Istimewa)

FAJARSUKABUMI - Sedang hangat diperbincangkan publik Tanah Air, terkait konten monolog Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming di media sosial, YouTube.

Sebelumnya diketahui, Gibran mengunggah sejumlah video di akun YouTube Wakil Presiden RI, yang berisi monolog dirinya dalam merespon beragam isu.

Setidaknya, sudah ada tiga video yang diunggah Gibran, salah satunya, video bertajuk 'Generasi Muda, Bonus Demografi dan Masa Depan Indonesia'.

Baca Juga: Update Kasus Dugaan Pengacara Bawa Senpi di Jakarta, Kini Polisi Bongkar Tersangka Positif Narkoba

Tercatat, konten yang tayang pada 19 April 2025 lalu, kini telah ditonton oleh 120 ribu orang per tanggal 28 April 2025.

Terkini, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro mengungkap alasan di balik konten yang menampilkan Wapres Gibran bermonolog kepada publik.

Juri menilai, hal itu sebagai salah satu cara penyampaian komunikasi agar publik tidak bias dalam memperoleh informasi.

Baca Juga: Kronologi Kasus Pengacara Diduga Bawa Senpi, Bermula saat Mobilnya Senggol Angkot di Kawasan Jakpus

"Kadang-kadang, informasi yang beredar seringkali sudah bias dan tidak benar (hoax)," tutur Juri kepada awak media di Jakarta, pada Senin, 28 April 2025.

"Baik sekali kalau para pejabat bisa menyampaikan langsung gagasan yang dimilikinya, termasuk Pak Wapres (Gibran)," sambungnya.

Di sisi lain, Juri menuturkan sang Wapres RI ingin masyarakat mendapatkan informasi atau berita yang kebenarannya lebih akurat dengan memperoleh langsung dari sumbernya.

Baca Juga: Mobil Lexusnya Disoroti karena Nunggak Pajak Sampai Rp40 Juta, Dedi Mulyadi Beri Alasan Ini

Hal itu berhubungan dengan informasi yang dinilai telah dibingkai atau framing dari sisi tertentu sehingga dapat mempengaruhi persepsi masyarakat.

"Kami mengharapkan masyarakat mendapatkan informasi yang lebih benar, lebih langsung dari sumbernya," tutur Wamensesneg.

Halaman:

Tags

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB