"Maka kami mendukung tuntutan potongan 10 persen dan bahkan kami menuntut potongan platform dihapuskan. Selain itu, harus ada kejelasan tarif penumpang, barang, dan makanan yang setara dan adil," ujarnya lagi.
SPAI juga menyatakan keberatan terhadap sistem prioritas order yang hanya menguntungkan sebagian pengemudi.
Mereka menyoroti program-program seperti GrabBike Hemat, slot dan aceng di Gojek, serta hub di ShopeeFood yang dinilai menciptakan diskriminasi.
Sistem serupa juga disebut berlaku di Maxim, Lalamove, InDrive, Deliveree, dan Borzo.
Tak hanya itu, SPAI mendesak pemerintah, khususnya Kementerian Ketenagakerjaan, untuk segera membuat regulasi khusus yang bisa melindungi para pengemudi ojol.
Mereka berharap aturan ini dapat dimasukkan dalam pembahasan RUU Ketenagakerjaan yang telah tercantum dalam Prolegnas.*