"Kalau ada kritik dan masukan silakan, tapi kalau hanya pergunjingan-pergunjingan di media sosial ya, citra-citra negatif yang seperti yang Anda sebutkan," tutur Hasan.
Hasan kemudian mengingatkan publik agar tidak terjebak dengan narasi-narasi yang tergolong gosip yang beredar di media sosial.
"Apalagi dari orang-orang yang kalau dia mengerti sejarah silakan dialog dengan para ahli sejarah. Kalau bukan ahli sejarah ya kita baca sebagai macam bacaan-bacaan saja ya, bacaan di media sosial," ujarnya.
"Kalau ada baik buruk, ada pro-kontra, ada setuju nggak setuju silahkan disampaikan tapi juga oleh orang yang punya otoritas bukan berdasarkan hanya pergunjingan di media sosial," tukasnya.***