"Kalau ada kritik dan masukan silakan, tapi kalau hanya pergunjingan-pergunjingan di media sosial ya, citra-citra negatif yang seperti yang Anda sebutkan," tutur Hasan.
Hasan kemudian mengingatkan publik agar tidak terjebak dengan narasi-narasi yang tergolong gosip yang beredar di media sosial.
"Apalagi dari orang-orang yang kalau dia mengerti sejarah silakan dialog dengan para ahli sejarah. Kalau bukan ahli sejarah ya kita baca sebagai macam bacaan-bacaan saja ya, bacaan di media sosial," ujarnya.
"Kalau ada baik buruk, ada pro-kontra, ada setuju nggak setuju silahkan disampaikan tapi juga oleh orang yang punya otoritas bukan berdasarkan hanya pergunjingan di media sosial," tukasnya.***
Artikel Terkait
Bukan Eskalator, Fadli Zon Jelaskan Pemasangan Chairlift di Candi Borobudur: Situs-situs Dunia Sudah Pakai Itu
Petarung MMA Kritik Pedas Wali Kota Pematangsiantar di Atas Ring, Sindir Ucapan Tak Ada Atlet Bisa Kaya
Irigasi Ciraden Dibersihkan Massal, Bupati Sukabumi Langsung Pimpin Aksi
Viral! Ferrari Rp18 Miliar Terguling dari Towing di Tol Cengkareng, Warganet: Sakit Tak Berdarah
Pantai Cikembang Jadi Surga Tersembunyi di Sukabumi, Ini Keunggulannya
Siswa Berkebutuhan Khusus Unjuk Prestasi di Ajang O2SN, FLS2N, dan LKSN Kabupaten Sukabumi
Ayep Zaki Targetkan 2026 Sukabumi Bercahaya
Muara Cibareno, Surga Tersembunyi Pemancing di Perbatasan Jawa Barat dan Banten