FAJARSUKABUMI – Sebuah video yang memperlihatkan rombongan warga memikul keranda jenazah sambil menerjang arus sungai di Kabupaten Sukabumi viral di media sosial. Aksi itu dilakukan karena jembatan penghubung di Kampung Tanjung, Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, rusak akibat banjir bandang beberapa waktu lalu.
Dalam video yang tersebar, warga terlihat kesulitan menyeberangi sungai. Sejumlah warga bergantian mengangkat keranda, sementara arus sungai cukup deras. Momen ini memantik keprihatinan warganet dan memunculkan sorotan soal akses infrastruktur di wilayah pedesaan.
Bupati Sukabumi, Asep Japar, mengaku sudah mengetahui kejadian tersebut. Ia langsung memerintahkan instansi terkait untuk segera melakukan perbaikan jembatan agar aktivitas masyarakat kembali normal, termasuk anak sekolah yang setiap hari harus menyeberangi sungai.
Baca Juga: Warga Sukabumi Gotong Jenazah Seberangi Sungai, Jembatan Putus Setahun Tak Diperbaiki
"Tolong dibantu ya Bappelitbangda untuk memperbaiki jembatan yang viral itu," kata Asep usai Rapat Dinas Bulan Agustus di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (25/8/2025).
Namun, ia menyebut keterbatasan anggaran membuat Pemkab Sukabumi hanya bisa merencanakan pembangunan infrastruktur sederhana untuk tahap awal.
"Buatkan saja yang penting bisa diakses motor," singkatnya.