pemerintahan

Persiapan Program Magang Nasional, Seskab Teddy Temui Menaker Yassierli

Minggu, 12 Oktober 2025 | 11:26 WIB
Seskab Teddy dan Menaker Yassierli mendiskusikan tentang Program Magang Nasional. ((Instagram/sekretariat.kabinet))

FAJARSUKABUMI - Sekretariat Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memantau progres program magang bersama dengan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Yassierli bersama jajaran Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Seperti diketahui, pemerintah saat ini tengah menyiapkan Program Magang Nasional yang ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi, baik itu Diploma maupun Sarjana dengan maksimal satu tahun kelulusan atau fresh graduate.

Melalui unggahan terbaru di media sosial Instagram Seskab Teddy pada Sabtu, 11 Oktober 2025 terungkap ada pertemuan dengan Menaker Yassierli menjelang akhir pekan lalu.

Baca Juga: 3 Poin Kritis BGN Kirim 5000 Tenaga Profesional BGN ke SPPG: Perbaiki Sistem, Bukan Sekadar Ganti Koki

Dalam pertemuan tersebut, ada beberapa diskusi yang dilakukan termasuk memantau langsung Program Magang Nasional yang sudah siap diluncurkan pada Oktober 2025 ini. 

Seskab Teddy menyebut bahwa Program Magang Nasional ini sebagai jembatan para lulusan sarjana maupun diploma untuk belajar dunia kerja.

Program ini dikhususkan bagi mahasiswa tingkat akhir, yakni setahun sebelum lulus dan masih terbuka untuk fresh graduate dengan maksimal setahun setelah lulus.

Baca Juga: Runtuhnya Ponpes Al-Khoziny dan Perdebatan soal Penggunaan APBN untuk Bangun Ulang

“Lulusan sarjana fresh graduate, diploma yang dalam satu tahun belakangan ini akan lulus dapat langsung bekerja, belajar. Ini judulnya adalah Program Magang Nasional,” ujar Teddy, dikutip pada Sabtu, 11 Oktober 2025.

“Kemudian kita cek betul bagaimana dapat bermanfaat langsung, sudah gerak cepat dari Menaker,” imbuhnya.

Program Magang untuk Belajar Dunia Kerja, Kuota 20 Ribu Dimulai Oktober 2025

Baca Juga: Gemini AI di Galaxy Z Fold7: Multitasking, Riset Instan, dan Visualisasi Ide di Satu Perangkat

Gelombang pertama program ini membuka untuk kuota 20 ribu dan secara bertahap akan terus meningkat.

 

Halaman:

Tags

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB