FAJARSUKABUMI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi mengumpulkan sejumlah badan adhoc Pemilukada Serentak 2024 di Pangrango Resort.
Hal itu untuk mengevaluasi kinerja penyelenggara badan adhoc pada Pemilukada Serentak 2024. Kegiatan evaluasi ini, dilaksankan selama dua hari terhitung 22-23 Januari 2025.
Ketua KPU Kabupaten Sukabumi,Kasmin Belle, mengatakan kegiatan ini untuk mengevaluasi kegiatan badan adhoc selama Pemilukada Serentak 2024. Baik di tingkat desa maupun kecamatan.
Baca Juga: Persis Solo VS Persija Jakarta, Karlos Pena :Kami akan Menuju Solo untuk Meraih Target 3 Poin
"Kegiatan ini untuk mengevaluasi kinerja yang telah berjalan dan dilakukan mereka selama ini," ujarnya.
Di mana, salah satu hal yang menjadi pencermatannya terkait angka partisipasi masyarakat di Kabupaten Sukabumi. Hal itu termasuk berbagai rangkaian tahapan yang telah dilaksanakan.
"Intinya semua rangkaian tahapan perlu ditingkatkan. Namun dari semua itu, perlu pengkajian khusus yang lebih mendalam.
Baca Juga: Prabowo Kunjungi Kediaman Emil Salim: Beliau Sampaikan Harapan, Orientasi Pengabdian untuk Negara
Dari hasil evaluasi ini, menurutnya bisa mendongkrak pelaksaan Pemilukada ke depan. Sehingga, pelaksanaan pemilu berikutnya isa semakin baik dan meningkat.
"Semoga ke depannya Pemilukada bisa semakin meningkat," harapnya.
Selain evaluasi tersebut, kegiatan ini sekaligus menjadi anjang pamit dengan badan adhoc. Mengingat, tugas badan adhoc akan berakhir di 27 Januari 2025.
"Di awal ada pelantikan, di akhir harus ada anjang pamit. Mereka (badan adhoc) ini bekerja sampai 27 Januari," pungkasnya.
Artikel Terkait
Seluruh Jajaran Kabinet Merah Putih Sudah Lapor LHKPN, Seskab Mayor Teddy Tercatat Punya Kekayaan Rp15 Miliar, Ini Rinciannya
Mendikdasmen Sampaikan Hasil Rapat Kabinet tentang Sistem PPDB Setelah Mengumumkan Bocoran Hapus Zonasi
Momen Penuh Hormat Prabowo ke Emil Salim: Minta Maaf Saya Baru Datang Sekarang
Lanjutkan Trend Kemenangan, Persija Jakarta Berambisi Curi 3 Poin Penuh di Kandang Persis Solo
Donald Trump Dilantik jadi Presiden, AS Putuskan Keluar dari Anggota WHO, Ini Alasannya
Pilu Coach STY Pasca Dipecat PSSI Dibongkar Mantan Asisten Pelatih Garuda Kim Jong-jin: Seperti Diminta Pergi Secepat Mungkin
Kronologi Manajer Timnas Indonesia Sumarji Beri Surat Pemecatan PSSI ke STY hingga Kebijakan FIFA Soal Etika Kontrak Pelatih Sepak Bola
Setelah Memicu Demo, Neni Herlina Akui Sudah Berdamai dengan Menteri Satryo: Fine-fine Aja Sih Buat Kita
Prabowo Kunjungi Kediaman Emil Salim: Beliau Sampaikan Harapan, Orientasi Pengabdian untuk Negara
Persis Solo VS Persija Jakarta, Karlos Pena :Kami akan Menuju Solo untuk Meraih Target 3 Poin