Sebagai proyek kolaboratif nasional, Sahabat-AI turut didukung oleh universitas terkemuka (UI, ITB, UGM, IPB, USU, Unud) dan media besar seperti Kompas Group, Republika, Tempo, dan Hukumonline.
Sejak versi awalnya, Sahabat-AI dengan kapasitas 8 dan 9 miliar parameter telah diunduh lebih dari 35.000 kali di Hugging Face. Model ini tetap open-source dan bisa diakses gratis oleh pengembang di situs resmi Sahabat-AI maupun halaman Hugging Face.
“Kedaulatan data adalah bagian dari kemerdekaan nasional,” tegas Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, menyambut peluncuran ini.
Dengan komitmen kuat terhadap kemandirian teknologi, Sahabat-AI membuktikan bahwa inovasi buatan Indonesia tidak hanya mampu bersaing secara global, tapi juga relevan dan berdampak langsung untuk rakyat.(*)
Artikel Terkait
Ramadan Penuh Berkah, Indosat Berdayakan Marbot di Cianjur
Indosat Ooredoo Hutchison Berbagi Kebahagiaan di Ramadan dengan Program Marbot Berdaya
Indosat Ooredoo Hutchison Siapkan Jaringan Andal untuk Dukung Komunikasi Selama Ramadan dan Idulfitri
Indosat Perluas Akses Digital dan Kembangkan Talenta Muda Lewat AI di Kuartal I 2025
Capaian Q1 Jakarta Raya: Indosat Catat Pertumbuhan Infrastruktur dan Trafik Data
Indosat Resmikan AI Experience Center di Jayapura, Dorong Transformasi Digital Inklusif di Timur Indonesia
Indosat Ooredoo Hutchison Konsisten Bagikan Dividen, Perkuat Transformasi Menuju AI TechCo