Selasa, 21 April 2026

Inflasi Naik-Turun Sepanjang 2025, Sukabumi Perkuat GPM sebagai Tameng Stabilitas Harga

Photo Author
FS Supriadi, FajarSukabumi.com
- Senin, 1 Desember 2025 | 16:28 WIB
Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana
Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana

FAJARSUKABUMI - Fluktuasi inflasi di Kota Sukabumi sepanjang 2025 mendorong pemerintah daerah memperkuat langkah-langkah stabilisasi harga. Salah satu upaya yang kembali digencarkan adalah Gerakan Pangan Murah (GPM), yang dinilai ampuh menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan harga menjelang akhir tahun.

Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menyampaikan bahwa volatilitas harga semakin terasa memasuki Desember.

"Inflasi sepanjang tahun ini bergerak naik turun. Karena itu, intervensi melalui pangan murah sangat penting untuk menjaga kestabilan ekonomi masyarakat," ungkap Bobby saat kegiatan GPM di Kelurahan Cisarua, Senin 1 Desember 2025.

Baca Juga: Hukum Nikah Sirih Diam-diam Tanpa Izin Istri Sah Menurut Perspektif Islam

Menurutnya, selisih harga yang ditawarkan pada GPM menjadi daya tarik utama masyarakat. Beberapa kebutuhan pokok seperti minyak goreng, beras, bawang merah, bawang putih, dan cabai dijual dengan harga lebih rendah hingga Rp1.500–Rp5.000 dibandingkan pasar.

Bobby menjelaskan, GPM yang digelar menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kota Sukabumi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Untuk hari pertama, kegiatan didukung Pemprov Jabar, sementara pelaksanaan hingga Jumat akan menggunakan APBD Kota Sukabumi.

Ia menegaskan, pengendalian inflasi bukan hanya tugas pemerintah semata. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga melalui pola konsumsi yang bijak.

Baca Juga: Di Momen HUT Korpri, Sukabumi Genjot Transformasi ASN

"Jika masyarakat fokus pada kebutuhan pokok dan tidak konsumtif, keseimbangan pasokan dan permintaan bisa lebih terjaga," tambahnya.

Selain GPM, Pemkot Sukabumi terus memperkuat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta memperbaiki sistem distribusi pangan untuk memastikan pasokan tidak terhambat dan harga tetap terkendali.

Bobby juga mengimbau warga untuk berbelanja sesuai kebutuhan menjelang akhir tahun, agar kondisi inflasi tetap berada dalam batas aman.

Baca Juga: Wisata Edukasi Indo Natural Farm Dorong Aktivitas Ekonomi di Kecamatan Cisaat

"Kolaborasi pemerintah dan masyarakat sangat menentukan keberhasilan pengendalian inflasi. Semoga program ini membantu ekonomi warga," pungkasnya.

Editor: FS Supriadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IFG Apresiasi Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas

Sabtu, 18 April 2026 | 06:42 WIB

Workshop UMMI Cetak Wirausaha Muda Sukabumi

Kamis, 16 April 2026 | 07:18 WIB

DKUKM Sukabumi Dorong Penguatan Usaha Desa

Senin, 13 April 2026 | 10:15 WIB
X